Home / Kabupaten Boalemo

Senin, 8 Juni 2026 - 22:23 WITA

Paguyaman Terpilih Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama di Boalemo

BOALEMO (JM) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia bersiap membangun kawasan pendidikan terpadu melalui program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo. Program strategis ini akan mengintegrasikan tiga sekolah sekaligus, yaitu SDN 3 Paguyaman, SMP Negeri 1 Paguyaman, dan SMA Negeri 1 Paguyaman dalam satu kawasan terpusat.

Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengungkapkan bahwa terpilihnya Kecamatan Paguyaman bukan tanpa alasan. Wilayah ini dinilai paling siap dalam memenuhi berbagai persyaratan ketat yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

“Kecamatan Paguyaman dipilih karena dinilai paling siap memenuhi persyaratan, termasuk kesiapan lahan dan dukungan penuh dari masyarakat,” ujar Rum Pagau, Senin (8/6/2026).

Faktor non-teknis seperti dukungan sosial menjadi kunci utama cepatnya realisasi program ini. Sejumlah warga Paguyaman bahkan secara sukarela menyatakan kesediaannya untuk menghibahkan lahan demi pembangunan kawasan pendidikan tersebut.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Boalemo tetap menjamin hak-hak warga yang menginginkan ganti rugi. Pemda memastikan proses penyelesaian lahan akan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan mekanisme serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Pembangunan ini merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi masa depan Boalemo yang lebih unggul,” tambah Rum Pagau.

Jika seluruh pemenuhan persyaratan administrasi dan teknis berjalan lancar sesuai jadwal, proyek ambisius ini ditargetkan mulai meletakkan batu pertama (groundbreaking) pada Agustus atau September mendatang.

 

Kawasan SNT ini nantinya tidak hanya sekadar menjadi tempat belajar-mengajar biasa, melainkan sebuah kompleks pendidikan modern dengan fasilitas penunjang yang sangat lengkap. Beberapa fasilitas premium yang akan dibangun di antaranya:

  • Lapangan sepak bola yang dilengkapi lintasan lari.
  • Gelanggang olahraga (indoor).
  • Kolam renang.
  • Sarana pembelajaran khusus di bidang pertanian dan peternakan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahmad Sarman, memberikan gambaran mengenai kurikulum yang akan diterapkan di SNT. Sekolah terpadu ini akan mengadopsi pendekatan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

“Pendekatan STEM ini nantinya akan dipadukan dengan seni dan olahraga. Tujuannya jelas, untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa secara menyeluruh dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelas Ahmad Sarman.

Ahmad juga meluruskan persepsi di masyarakat mengenai sistem operasional sekolah. Berbeda dengan model Sekolah Rakyat yang umumnya menerapkan sistem boarding school (berasrama), Sekolah Nasional Terintegrasi di Paguyaman ini akan tetap menerapkan sistem pendidikan reguler (tanpa asrama).

Dengan kolaborasi apik antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, SNT Paguyaman diharapkan mampu menjadi pionir dan barometer baru mutu pendidikan di Provinsi Gorontalo. (JM)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

Plt Bupati Anas Jusuf Puji Inovasi Sekda Sherman Moridu

Ekonomi

Sekda Sherman Hadiri Rapat High Level Meeting di Provinsi Gorontalo

Kabupaten Boalemo

Rico Djaini Sarankan Vaksinasi Covid-19 Diawali Dari Pimpinan Daerah

Kabupaten Boalemo

Bupati Anas Jusuf Hadiri Perayaan HUT SMAN Tilamuta ke-40

Kabupaten Boalemo

Sekda Sherman Moridu Dipercayakan Pimpin Ketua Alumni MIPA UNG

Daerah

Dua Dokter Baru Perkuat Layanan Kesehatan Puskesmas Bongo II Wonosari

Kabupaten Boalemo

Kadis Kominfo Ulkia : Pemkab Boalemo Terapkan Prokes di Kegiatan I Look Boalemo

Kabupaten Boalemo

Hasil Survey Urutan Ketiga, Abdul Rahman Genti Siap Menangkan AHY di Pilpres 2024