TILAMUTA (JM) – Bupati Boalemo, Rum Pagau, secara resmi membuka festival budaya “Historia Tumbilotohe” yang kental dengan nuansa adat dan religius.
Malam itu, Alun-Alun Tilamuta (16/3) berubah menjadi lautan cahaya tradisional, menandakan dimulainya tradisi malam pasang lampu yang tahun ini mengusung tema “Historia” sebagai bentuk refleksi sejarah panjang Bumi Boalemo.
Pemilihan tema “Historia” bertujuan agar generasi muda tidak melupakan akar budaya mereka, terutama di tengah gempuran modernisasi.
Puncak acara ditandai dengan prosesi penyalaan lampu yang sangat istimewa. Setelah membuka acara secara resmi, Bupati Rum Pagau didampingi Wakil Bupati Lahmuddin Hambali melakukan penyalaan Tohe Tutu.
Tohe Tutu sendiri merupakan lampu tradisional asli Gorontalo yang sudah ada jauh sebelum penggunaan lampu botol berbahan bakar minyak tanah dikenal masyarakat. Terbuat dari bahan alami yang khas, Tohe Tutu merupakan simbol kemurnian tradisi yang dihidupkan kembali dalam perayaan tahun ini di Alun-Alun Tilamuta.
“Malam ini kita menyalakan Tohe Tutu. Ini adalah cahaya asli leluhur kita, yang sudah ada jauh sebelum lampu-lampu botol digunakan. Dengan menyalakan Tohe Tutu, kita sedang menyalakan kembali semangat keaslian dan kemurnian budaya Boalemo,” ujar Bupati di sela-sela prosesi penyalaan lampu bersama Wakil Bupati.
Kehadiran Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali dalam satu panggung ini menunjukkan kekompakan pemerintah daerah dalam melestarikan nilai-nilai kearifan lokal. Keduanya tampak berbaur dengan masyarakat saat cahaya Tohe Tutu mulai berpijar, diikuti oleh ribuan lampu lainnya di seluruh penjuru alun-alun.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap festival ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM, terutama bagi para penjual kuliner khas seperti Bubur Sada yang kini telah resmi menyandang status sebagai ikon daerah.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para pimpinan OPD, dan tokoh masyarakat, yang semuanya menjadi saksi hidupnya kembali sejarah di Bumi Boalemo. (JM)
























