BOALEMO (JM) – Upaya percepatan pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Boalemo terus ditingkatkan melalui kolaborasi strategis antarinstansi pemerintah. Pada Kamis (2/4), Seksi Penataan dan Pemberdayaan melakukan koordinasi intensif bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Boalemo.
Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi program kerja di bawah naungan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA). Langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa penataan aset tanah tidak hanya berhenti pada legalisasi, tetapi juga diikuti dengan penataan akses yang konkret bagi masyarakat.
Kegiatan koordinasi ini memiliki beberapa target utama guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, di antaranya: Menyelaraskan program kerja antara otoritas pertanahan dengan dinas teknis terkait, Mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah-wilayah objek Reforma Agraria dan Menjamin agar setiap bantuan dan pendampingan berjalan selaras dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi yang lebih kuat di Kabupaten Boalemo. Integrasi peran antar instansi dipandang sebagai kunci utama dalam mewujudkan pelaksanaan Reforma Agraria yang optimal, di mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang. (JM)
























