Home / Kabupaten Boalemo

Rabu, 14 September 2022 - 17:54 WITA

Sekda Sherman Ikut Rakor Dengan Pemerntah Pusat Terkait Inflasi Tahun 2022

BOALEMO (JM) — Sekretaris Daerah Dr.Sherman Moridu,S.Pd,MM didampingi Asisten II Fatlina Podungge,S.Pd,M.Si dan pimpinan OPD mengikuti rapat koordinasi pusat dan Daerah Pengendalian Inflasi tahun 2022, terkait sinergi dan inovasi untuk stabilitas harga dan ketahanan pangan dan gerakan Nasional Pengendalian inflasi Pangan (GNPIP) secara virtual bertempat di ruang vicon Kantor Bupati, Rabu(14/9/2022).

Sekda Sherman Moridu menyampaikan bahwa kelompok bahan makanan merupakan penyumbang inflasi daerah yang harus di kendalikan guna menjaga stabilitas kehidupan masyarakat. Inflasi yang tidak dikendalikan pada kelompok ini akan berdampak terjadinya konflik sosial masyarakat.

Untuk mengatasi strategi pengendalian inflasi di daerah,khususnya di Kabupaten Boalemo, kita harus menjaga stok dan ketersedian bahan pangan setiap waktu,menjaga distribusi barang,menjaga jangan sampai terjadi praktek pedagang nakal dengan menimbun bahan makanan dan meningkatkan produksi Pangan lokal.

Perang Rusia dan Ukraina sangat berdampak terhadap perekonomian global.Karena Infrasinya Ukraina menyebabkan ekonomi global mengalami efek dari pertumbuhan ekonomi lambat dan inflasinya lebih cepat berdampak pada harga komoditas komoditi,seperti makanan dan bahan pangan lainnya.

Kenapa hal ini,kita bicarakan,karena dapat mempengaruhi,bagaimana ekonomi Boalemo dan ekonomi Gorontalo pada triwulan III tahun 2022, yang menyebabkan bagaimana pertumbuhan ekonomi Nasional yang saat ini,kita dalam rangka penekanan inflasi Daerah.

Harga Jagung turun di tingkat gudang hanya berkisar Rp.3850 perkilo,nah di tingkat petani berarti mungkin hanya berkisar Rp. 3000 atau Rp 3100 perkilo.Hal ini di sebabkan,karena Pemerintah pusat memberhentikan pengiriman eksport keluar negeri, karena dampak perang kedua negara antara Rusia dan Ukraina.Jadi kebutuhan pangan ini hanya berputar didalam negeri.

Sehingga,akhirnya para petani sulit dan susah,Kalau petani sulit dan susah,maka berdampak pada ekonomi di tingkat pasar. Sehingga itu, mari kita menjaga dan meningkatan ketersedian pangan lokal untuk kebutuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Boalemo. (eki)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

712 Peserta ‘Adu Nasib’di Ujian PPPK Guru 2021 Tahap 2

Kabupaten Boalemo

Karyawan Eka Putra Noho Sang ‘Titisan’ Soekarno di Gorontalo

Kabupaten Boalemo

Anas Buka Bimtek Aparat Desa se Kecamatan Wonosari

Kabupaten Boalemo

Sekda Sherman Moridu Hadiri Pengresmian Kodim 1316 Boalemo

Kabupaten Boalemo

Puskesmas Bongo Gelar Jalan Sehat, Semarakan HUT Kecamatan Wonosari dan Sambut Tahun 2023

Kabupaten Boalemo

Sherman Moridu Hadiri Rapat Pembahasan Hasil Banggar DPRD

Kabupaten Boalemo

Penjabup Hendriwan Canangkan 21 Kampung Keluarga Berkualitas, Dirangkaikan Dengan Peluncuran Dapir Sehat Atasi Stunting

Kabupaten Boalemo

Pemda Boalemo Seriusi Penerapan TP2DD, Begini Penjelasan Sekhda Sherman Moridu