Home / Daerah / Kabupaten Pohuwato

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:08 WITA

Program Unggulan BEM UNG: Dorong Penguatan Potensi Pesisir Teluk Tomini Lewat “Echoes of Tomini”

GORONTALO (JM) – Desa Torosiaje, perkampungan nelayan yang berdiri di atas perairan Teluk Tomini, Kabupaten Pohuwato, menjadi panggung lahirnya inisiatif mahasiswa dalam mendorong revitalisasi kawasan pesisir berbasis pendidikan, budaya, dan pariwisata berkelanjutan. Melalui program bertajuk “Echoes of Tomini”, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggagas gerakan kolaboratif bersama sejumlah perguruan tinggi dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Mengusung tema “Revitalizing Coastal Ecosystems through Education, Culture, and Tourism” yang terdiri didalamnya 3 kegiatan yaitu : FGD Penguatan potensi Pendidikan, Perikanan, Budaya dan Pariwisata berbasis kawasan, Penanaman 3000 bibit Mangrove, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Program ini diarahkan sebagai respons konkret terhadap tantangan pengelolaan wilayah pesisir Teluk Tomini yang kaya potensi namun membutuhkan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Echoes of Tomini menempatkan mahasiswa sebagai aktor strategis yang menjembatani kepentingan akademik, masyarakat lokal, dan pemerintah daerah.

Desa Torosiaje dipilih karena memiliki posisi strategis sebagai salah satu permukiman laut di Indonesia sekaligus simpul penting pengembangan sektor pariwisata bahari, perikanan, serta ekonomi masyarakat pesisir di teluk tomini. Di tengah tekanan ekologis dan tantangan pembangunan kawasan, Torosiaje dinilai membutuhkan intervensi berbasis pengetahuan dan kolaborasi multipihak.

Presiden BEM UNG, Surya Reksa Umar, menegaskan bahwa Echoes of Tomini merupakan wujud tanggung jawab sosial mahasiswa dalam mendukung visi pengembangan kawasan Teluk Tomini yang berkelanjutan.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan kawasan pesisir. Melalui riset, pengabdian, dan advokasi kebijakan, kami ingin memastikan potensi Torosiaje dikembangkan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan dan identitas budaya masyarakat,” ujar Surya.

Dukungan penuh juga datang dari Universitas Negeri Gorontalo. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Mohamad Amir Arham, M.E., menyebut Echoes of Tomini sebagai contoh konkret peran mahasiswa dalam menjawab agenda pembangunan daerah dan nasional, khususnya di wilayah pesisir.

“Gerakan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UNG mampu menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan bagi masyarakat. UNG berkomitmen mendukung program yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberi dampak langsung bagi pemberdayaan masyarakat pesisir,” kata Amir.

Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa dalam Echoes of Tomini sejalan dengan komitmen UNG sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengabdian masyarakat dan pengembangan kawasan strategis, termasuk Teluk Tomini.

Melalui Echoes of Tomini, mahasiswa UNG bersama mitra akademik dan pemerintah daerah mendorong model pembangunan pesisir yang menempatkan keberlanjutan lingkungan, penguatan budaya lokal, dan kesejahteraan masyarakat sebagai satu kesatuan.

Program ini diharapkan menjadi rujukan kolaborasi mahasiswa dan pemerintah dalam pengelolaan kawasan pesisir di Indonesia. (*)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

Gelar Ramadhan Fair di Boalemo, MUI Gorontalo Salurkan Ribuan Paket Sembako

Kabupaten Boalemo

Soal Pejabup Boalemo, Hasmin Amantulu Titip 2 Hal Kepada Gubernur Rusli Habibie

Daerah

KPU Goes to Pesantren Sosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah 2024

Kabupaten Boalemo

Jelang Pilkada, Ketua KPU Boalemo Inspeksi Kesiapan PPK Paguyaman Pantai

Pemprov Gorontalo

Anas Jusuf Tekankan Pentingnya Waktu Reses untuk Dengarkan Keluhan Masyarakat

Budaya

Supandra Nur Harap IPSI Terus Mencetak Atlet Silat Terbaik Boalemo

Kabupaten Gorontalo

Nelson Pomalingo Dilantik Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia Provinsi Gorontalo

Kabupaten Boalemo

Pemda Boalemo Jalin Kerjasama Dengan Bazarnas Gorontalo