GORONTALO (JM) – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama massa aksi dari Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Gorontalo Menggugat pada Senin (15/9/2025) di ruang rapat paripurna DPRD. RDP ini menindaklanjuti tuntutan terkait operasional Shopee Ekspres di Gorontalo.
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, menyatakan DPRD menghargai dan menghormati aspirasi yang disampaikan.
“Kami menerima semua tuntutan dan akan menyampaikannya ke pimpinan DPRD. Kami hormati aspirasi massa aksi,” ujarnya.
Dalam forum RDP, Fadli Poha langsung menghubungi pihak manajemen Shopee Ekspres melalui sambungan telepon untuk membicarakan tuntutan massa. Pihak perusahaan meminta waktu dua minggu untuk memberikan jawaban resmi.
Dalam pertemuan tersebut, aliansi menyampaikan sejumlah poin dalam fakta integritas yang diminta ditandatangani DPRD. Poin-poin tersebut antara lain:
- Pelibatan vendor lokal — DPRD wajib memastikan semua korporasi nasional yang beroperasi di Gorontalo menggunakan vendor lokal sebagai mitra utama.
- Penggunaan kendaraan berplat daerah — Semua operasional perusahaan wajib menggunakan plat daerah Gorontalo sebagai bentuk kontribusi PAD.
- Transparansi dan akuntabilitas — DPRD wajib melaporkan secara terbuka hasil pengawasan RDP kepada publik.
- Sanksi politik dan administrasi — Apabila DPRD gagal menindaklanjuti, mahasiswa dan masyarakat berhak menyatakan mosi tidak percaya serta mendesak evaluasi kinerja DPRD oleh lembaga berwenang.
- Prioritas kepentingan rakyat — DPRD wajib mengutamakan aspirasi masyarakat di atas kepentingan korporasi.
- Apabila selama 14 hari setelah fakta integritas ini ditandatangani tidak diindahkan oleh pihak terkait, dalam hal ini Shopee Ekspres, maka DPRD siap merekomendasikan pemberhentian sementara operasional Shopee di Gorontalo.
- Komisi I akan menindaklanjuti poin 6 kepada pimpinan DPRD terkait rekomendasi pemberhentian operasional Shopee di Gorontalo sekaligus pelaksanaan RDP Komisi I dan II bersama pihak-pihak terkait.
Rapat ini disepakati akan dijadwalkan kembali guna menindaklanjuti hasil kesepakatan dan respon pihak Shopee Ekspres.
























