Home / Hukum / Kriminal / Politik / Opini

Jumat, 1 Januari 2021 - 23:49 WITA

Ilham Bintang : Konstitusi Lebih Tinggi dari Maklumat Kapolri

Ilham Bintang

Ilham Bintang

JAKARTA(JM) — Maklumat Kapolri yang sedang diperbincangan komunitas pers nasional dapat mengamputasi demokrasi. Tidak hanya membahayakan kehidupan pers, namun juga mengabaikan hak masyarakat yang dilindungi konstitusi.

Tokoh pers nasional yang juga Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ilham Bintang mengatakan, secara legalistik formal, Konstitusi jauh lebih tinggi derajatnya dibandingkan Maklumat Kapolri.

Maklumat Kapolri nomor Mak 1/I/2021 yang ditandatangani Kapolri Jenderal Idham Aziz, Jumat (1/1/2021), melarang masyarakat mengakses, mengunggah, dan menyebarluaskan konten terkait  FPI.

Berbagai organisasi pers seperti Dewan Pers, PWI, AJI, IJTI, AMSI dan JMSI telah menyampaikan keberatan terhadap Maklumat Kapolri itu.

“Masyarakat Pers tidak boleh hanya terganggu hanya pada waktu kebebasannya terganggu, tetapi juga mestinya menyuarakan juga perlindungan hak konstitusi kelompok masyarakat lain,” ujar Ilham Bintang lagi.

Ilham Bintang kemudian mengingatkan perusahaan media siber yang tergabung dalam berbagai organisasi seperi AMSI dan JMSI untuk melaksanakan fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan negara, sesuai fungsi kemitraan yang dikembangkan selama ini.

“Jangan ada keraguan sedikit pun untuk melakukan investigasi terhadap suatu peristiwa demi kepentingan publik. Khususnya terkait keputusan pembubaran FPI,” ujar pemilik Cek N Ricek ini.

Di sisi lain, Ilham Bintang juga mengkritisi istilah “diskresi Kepolisian” yang juga digunakan di dalam Maklumat itu.

Istilah ini memiliki kelemahan karena diskresi adalah pengambilan keputusan berdasarkan penilaian subyektif.

“Padahal dalam konteks penegakan hukum , keputusan bersalah atau tidak, harus berdasarkan keputusan pengadilan. Selama belum menjadi keputusan pengadilan, maka berlaku azas praduga tidak bersalah,” demikian Ilham Bintang.(jar)

Share :

Baca Juga

News

Pengurus MES Terbentuk, Ketua Komite IV DPD RI Anggap A-Historis

News

Hardi Mopangga : Kader Demokrat Boalemo Kecam Kudeta Kepemimpinan Ketum AHY

Kabupaten Boalemo

Harijanto Mamangkey Didesak Maju Dalam Bursa Pilkada Boalemo, Reses di Desa Tabongo

Politik / Opini

Wahyu Moridu Bidik 2 Kursi Dari Kecamatan Botumoito, Pileg 2024

Politik / Opini

Nama Ganjar Pranowo Mencuat Ketimbang Puan Maharani di Plires 2024, Bagaimana Sikap PDIP

Hukum / Kriminal

Heboh !! Beredar Video Perempuan Mabuk “Digerayangi” Beberapa Pria

Politik / Opini

10 Kiai Besar NU Banyuwangi Bergabung ke Partai Demokrat

Politik / Opini

Firdaus Dewilmar Diusul Menjadi Penjagub Gorontalo, Paling Paham Gorontalo