BOALEMO (JM) – Meski kursi DPRD telah lepas dari genggamannya, Wahyu Moridu tetap menyalakan harapan bagi rakyat Gorontalo. Politisi muda yang baru-baru ini diberhentikan itu menyerukan agar masyarakat terus menjaga demokrasi sebagai “taman bersama” yang harus dirawat dengan kepedulian dan kebersamaan.
Dalam pesan yang disampaikannya, Wahyu memanggil semua lapisan masyarakat, Mahasiswa, aktivis, wartawan, dan berbagai organisasi masyarakat termasuk ibu-ibu pengguna media sosial untuk tetap mengawal dan peduli terhadap jalan pemerintahan di Gorontalo.
“Saya berharap semua pihak tetap menjaga demokrasi di Provinsi Gorontalo. Mari bersama-sama membantu DPRD dan pemerintah daerah mengawal program-program kesejahteraan warga, khususnya di Kabupaten Boalemo,” ujar Wahyu di kediamannya, Rabu (24/9/2025).
Meski dihantam badai politik, Wahyu tetap mengingatkan pentingnya menjaga iklim politik yang harmonis.
“Tetap kita jaga agar politik tidak memecah kita, sesama warga Gorontalo. Demokrasi itu seperti taman, jika dirawat bersama, akan mekar indah untuk semua,” tambahnya.
Dalam nada yang penuh kebijaksanaan, Wahyu memberi nasehat singkat bagi politisi muda dan masyarakat
“Kehidupan politik bukan sekadar posisi atau jabatan, tapi tentang kepedulian pada rakyat. Jika niat kita lurus dan tindakan kita tulus, kepercayaan masyarakat akan kembali, bahkan lebih kuat dari sebelumnya.”
Dengan kata-kata penuh harap itu, Wahyu Moridu mengingatkan bahwa demokrasi adalah tanggung jawab kolektif, dan setiap warga Gorontalo memegang peran penting dalam memastikan pemerintahan tetap berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
























