BOALEMO (JM) – Komitmen pasangan Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali dalam membenahi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Boalemo kembali ditegaskan. Pada pelantikan sejumlah Pejabat Administrasi dan Fungsional di Pendopo Kantor Bupati, Senin (9/2/2026), Rum Pagau menyampaikan serangkaian pesan krusial bagi para pemangku kebijakan baru.
Rum menekankan bahwa penempatan birokrat harus didasarkan pada keahlian (skill) agar pelayanan masyarakat tetap berkualitas. Ia juga menuntut adanya harmoni di internal Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Saya minta pejabat di masing-masing OPD untuk tidak semena-mena pada bawahan di kantor,” tegasnya.
Selain itu, Salah satu poin yang mencuri perhatian adalah peringatan keras Rum agar para pejabat tidak melibatkan istri dalam urusan dinas. Ia mencontohkan adanya laporan istri pejabat yang mencampuri urusan kepegawaian hingga instruksi pemecatan sopir. Menurutnya, hal tersebut sangat tidak profesional dan merusak tatanan pemerintahan.
Terkait aset, Rum mengingatkan bahwa Kendaraan Dinas Operasional (KDO) dibayar dengan uang rakyat. Oleh karena itu, ia melarang pejabat bersikap eksklusif terhadap kendaraan tersebut. Ia bahkan menegaskan bahwa mobil operasional boleh dipinjam oleh pegawai lain jika dibutuhkan demi tugas negara.
























