BOALEMO (JM) – Rencana pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Boalemo dipastikan akan segera terealisasi setelah persoalan lahan seluas 20 hektare berhasil diselesaikan.
Proyek pendidikan ini sebelumnya sempat tertunda akibat tumpang tindih status lahan antara Hak Guna Usaha (HGU) dengan kepemilikan masyarakat. Namun langkah pemerintah daerah untuk mimpi pendidikan ini terus diupayakan.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, menjelaskan bahwa lahan untuk sekolah tersebut akan terdiri dari 8 hektare eks-HGU di Desa Ayuhulalo dan 12 hektare tanah milik warga yang bersedia menyerahkan lahannya untuk kepentingan pendidikan.
“Alhamdulillah, pengurusan sertifikat ini akan langsung diurus oleh Pak Kakanwil di Jakarta. InsyaAllah sebelum tanggal 12 September 2025 sertifikat ini sudah ada di tangan kita,” kata Rum Pagau, Rabu (3/9/2025).
Pemerintah daerah menargetkan Sekolah Garuda menjadi pusat pendidikan dan pengembangan bakat di Boalemo. Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Warga Boalemo menyambut positif langkah tersebut dan menilai pembangunan sekolah ini sebagai investasi jangka panjang bagi generasi muda.
























