BOALEMO (JM) – Puskesmas Bongo II Wonosari memanfaatkan momentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) untuk mengintensifkan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di seluruh wilayah kerjanya. Penguatan edukasi ini menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari anak sekolah, remaja, ibu rumah tangga, hingga kelompok lansia.
Kepala Puskesmas Bongo II Wonosari, I Wayan Yasa, SKM., M.Kes., menjelaskan bahwa penguatan PHBS menjadi fokus utama karena perilaku adalah fondasi utama kesehatan masyarakat. Menurutnya, PHBS tidak hanya soal kebiasaan sehari-hari, tetapi gerakan kolektif yang membutuhkan partisipasi lintas sektor.
Dalam rangkaian HKN, Puskesmas melakukan berbagai kegiatan seperti sosialisasi pola makan bergizi seimbang di sekolah, edukasi cuci tangan pakai sabun, kampanye bebas asap rokok, hingga pemeriksaan kesehatan ringan di posyandu. Selain itu, nakes Puskesmas juga menekankan pentingnya sanitasi lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pencegahan penyakit menular.
Program edukasi ini turut melibatkan pemerintah desa, kader posyandu, PKK, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat agar pesan-pesan kesehatan lebih cepat diterima dan dipraktikkan oleh warga.
Melalui momentum Hari Kesehatan Nasional, Puskesmas Bongo II berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga kesehatan dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Upaya ini diharapkan mampu menekan kasus penyakit berbasis perilaku dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Bongo II.
























