Home / Parlemen

Rabu, 23 Juli 2025 - 19:12 WITA

Komisi IV DPRD Gorontalo Tinjau Belle Mosehati di Bone Bolango, Soroti Kendala Anggaran Gizi

BONE BOLANGO (JM) – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan peninjauan langsung terhadap layanan kesehatan berbasis komunitas Belle Mosehati yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Rabu (23/7/2025). Kunjungan ini bertujuan memastikan keberlangsungan program penanggulangan gizi buruk dan percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.

Anggota Komisi IV, dr. Sri Darsianti, mengatakan bahwa Belle Mosehati yang diluncurkan pada akhir 2024 oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh kabupaten/kota. Namun, ia mengungkapkan bahwa beberapa titik layanan kini tidak lagi beroperasi karena adanya efisiensi anggaran.

“Tujuan kami ke sini untuk melihat apakah Belle Mosehati ini masih aktif dan menjalankan program-program untuk mengatasi gizi buruk, ibu hamil, dan stunting. Alhamdulillah, kegiatannya masih berjalan,” ujar dr. Yanti, sapaan akrabnya.

Meski demikian, ia menyampaikan keprihatinan atas terbatasnya anggaran untuk penyediaan makanan bergizi. “Yang memprihatinkan, khusus Belle Mosehati di Bone Bolango, kami menemukan bahwa anggaran untuk makanan bergizi hanya tersedia sampai hari ini. Ini menjadi catatan penting bagi kami,” tegasnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Komisi IV berkomitmen mencari solusi pendanaan alternatif melalui sinergi lintas sektor. “Kami akan berusaha mendorong agar Baznas bisa memberikan dukungan anggaran ke Belle Mosehati. Tapi tentu kita juga butuh peran aktif dari pemerintah desa, Dinas Kesehatan, serta stakeholder lainnya,” tambah dr. Yanti.

Ia menilai, meski dengan keterbatasan anggaran, Belle Mosehati di Bone Bolango masih menunjukkan semangat pelayanan yang tinggi. Karena itu, ia mendorong agar layanan ini dijadikan pilot project bagi daerah lain.

“Secara keseluruhan hasilnya bagus. Bone Bolango bisa menjadi contoh bagi kabupaten/kota lainnya dalam menanggulangi stunting dan meningkatkan gizi ibu hamil, meskipun anggaran makanan bergizi terbatas,” ucapnya.

Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo pun berharap agar Belle Mosehati dapat terus beroperasi secara berkelanjutan, dan menjadi inspirasi gerakan layanan primer kesehatan berbasis masyarakat di Provinsi Gorontalo.

“Insyaallah, kami akan terus dorong agar program ini tidak hanya bertahan, tapi menjadi pusat inspirasi layanan kesehatan masyarakat di daerah,” pungkas dr. Yanti.

Share :

Baca Juga

Parlemen

Ketua Komisi III Beni Nento Siap Realisasikan Aspirasi Pemuda Desa Taluduyunu

Parlemen

DPRD Pohuwato Siap Prioritaskan Bahas Ranperda Disabilitas, Dari 8 Ranperda Yang Digodok

Parlemen

Nasir ; DPRD Pohuwato Siap Kawal Perekrutan Karyawan Lokal di PT. Merdeka Gold

Parlemen

Logo Gorontalo Half Marathon Diduga Plagiat, Komisi I DPRD Soroti Proses Pembuatan

Parlemen

Reses di Desa Limbato, Wahyu Moridu Dengar Langsung Keluhan dan Harapan Warga

Daerah

Gagal Panen di Tolinggula, Ance Robot Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata Terhadap Derita Petani

Parlemen

KPK Ingatkan Deprov Gorontalo, Penyelesaian Masalah Sawit Harus Tuntas

Parlemen

Pimpinan dan Anggota Dewan Boalemo Konsultasi ke Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri