BONEBOLANGO (JM) – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Tolotio, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Jumat 27/62025. Kunjungan ini bertujuan memantau langsung tata kelola pemerintahan desa sekaligus menyerap aspirasi masyarakat setempat.
Rombongan dipimpin langsung Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Fadli Poha, dan diikuti delapan anggota komisi, yakni Hj. Sitti Nurayin Sompie, Femmy Kristina Udoki, Yeyen S. Sidiki, Fikran A.Z Salilama, H. Ekwan Ahmad, Ramdan Liputo, Wahyudin Maridu, dan Umar Karim. Turut serta pula jajaran staf dari Sekretariat DPRD.
Bertempat di aula Kantor Desa Tolotio, rombongan disambut langsung oleh Kepala Desa Tolotio, Marlen Hamdata, S.AP, bersama perangkat desa. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun formal, membahas sejumlah isu strategis yang dihadapi desa pesisir tersebut.
Anggota Komisi I, Femmy Kristina Udoki, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD, khususnya dalam bidang pemerintahan, hukum, dan politik.
“Kunjungan ini kami laksanakan untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai aturan dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Femmy juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Desa Tolotio yang dinilainya tetap solid dan bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, meski dipimpin oleh seorang kepala desa perempuan dan di tengah keterbatasan anggaran.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Marlen Hamdata menyampaikan sejumlah aspirasi, antara lain kebutuhan akan Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk pengelolaan sampah, usulan pendanaan langsung dari APBD Provinsi ke desa sebagai tambahan di luar Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), serta permohonan agar warga Tolotio mendapat prioritas dalam berbagai program bantuan provinsi, termasuk pengembangan ekonomi maritim.
Menanggapi hal tersebut, Femmy menegaskan bahwa seluruh masukan akan dibahas di tingkat DPRD untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah provinsi.
“Kami akan sampaikan dan bahas di lembaga untuk memastikan bahwa suara dan kebutuhan masyarakat di desa pesisir seperti Tolotio tidak tertinggal dan masuk dalam prioritas pembangunan provinsi,” tegasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintahan desa dalam membangun komunikasi serta kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa.
























