GORONTALO UTARA (JM) — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Gustam Ismail, melaksanakan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025–2026 di Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, dengan melibatkan puluhan Abang Bentor dari wilayah Kwandang dan sekitarnya. Selasa, 22/10/2025.
Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menyerap aspirasi para pelaku transportasi roda tiga yang dinilai memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian lokal.
Dalam dialog saat reses, Gustam menegaskan bahwa Abang Bentor merupakan potensi besar yang harus terus diperhatikan dan diberdayakan.
“Abang Bentor bukan sekadar penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga bagian penting dari denyut ekonomi masyarakat luas dan pemerintah daerah,” ujar Gustam.
Ia menambahkan, sebelum penyusunan RPJMD Provinsi Gorontalo, dirinya telah berdiskusi dengan Gubernur terkait berbagai program bantuan produktif seperti mesin perikanan dan bantuan sapi, yang diharapkan bisa menambah pendapatan keluarga dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Gustam mengimbau agar seluruh Abang Bentor di wilayah Kwandang dan sekitarnya segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Menurutnya, dengan adanya anggaran BPJS di provinsi Gorontalo, pemerintah dapat mengupayakan agar sebagian dana tersebut dimanfaatkan untuk membiayai kepesertaan para pekerja informal seperti Abang Bentor.
“Kami akan terus mendorong agar para Abang Bentor mendapatkan perlindungan sosial yang layak. Namun, tentu kita juga perlu memperhatikan kondisi fiskal Pemda Gorut yang saat ini cukup berat jika seluruh pembiayaan dibebankan ke daerah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Gustam juga menyampaikan berbagai program pemerintah yang telah tersalurkan di Gorontalo Utara, seperti bantuan usaha ekonomi produktif (UEP), bantuan UMKM, bantuan sapi, serta dukungan bagi sekolah kejuruan berupa peralatan kesehatan dan mebeler.
Sementara itu, seorang peserta, perwakilan pengemudi bentor, Samsul Imam Hani, mengusulkan agar Abang Bentor dibentuk dalam wadah koperasi agar mudah mendapatkan dukungan dan pembinaan. Menanggapi hal tersebut, Gustam menyarankan agar para Abang Bentor segera bergabung ke koperasi yang telah berjalan.
“Ada koperasi yang sudah aktif, tinggal didaftarkan dan menjadi anggota. Untuk BPJS Ketenagakerjaan, kami siap membantu proses pendaftarannya,” tegas Gustam.
Melalui reses ini, Gustam Ismail berharap aspirasi dan kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok pekerja informal seperti abang bentor, dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah secara lebih terarah dan berkelanjutan. (red)
























