Home / Parlemen

Sabtu, 22 November 2025 - 16:41 WITA

Fraksi Golkar Soroti Banjir dan Kekurangan Kuota LPG 3 Kg dalam Paripurna DPRD Boalemo

BOALEMO (JM) — Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Partai Golkar menjadi sorotan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Boalemo yang digelar pada Jumat (21/11/2025). Ketua Fraksi Golkar, Silfana Saidi, SE, menegaskan sejumlah persoalan mendesak yang dinilai perlu segera ditangani pemerintah daerah.

Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna, Silfana menyampaikan bahwa penanganan banjir harus menjadi prioritas. Ia menilai persoalan banjir tidak lagi dapat dianggap sebagai kejadian musiman, melainkan masalah serius yang terus mengancam masyarakat.

“Kami meminta agar persoalan banjir yang setiap tahun melanda sejumlah wilayah segera ditangani secara konkret dan berkelanjutan. Masyarakat tidak boleh terus-menerus menjadi korban dari kondisi ini,” ujarnya.

Silfana merinci beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir, di antaranya Kecamatan Tilamuta, khususnya Desa Mohungo, Piloliyanga, Ayuhulalo, dan Limbato. Ia juga menyebut Desa Tutulo di Kecamatan Botumoito, serta sejumlah desa di Kecamatan Paguyaman dan wilayah lain di Boalemo yang membutuhkan penanganan yang jelas dan terencana.

“Wilayah-wilayah ini hampir setiap tahun terendam banjir saat hujan. Kami meminta pemerintah menyiapkan langkah penanganan yang tidak lagi bersifat sementara,” tegasnya.

Selain persoalan banjir, Fraksi Golkar juga menyoroti keterbatasan kuota LPG 3 kg. Berdasarkan data, jumlah masyarakat miskin di Boalemo mencapai 20.000 hingga 21.000 jiwa, sementara kuota LPG 3 kg yang diterima daerah baru sekitar 16.000 tabung, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 12.000 tabung.

“Ketersediaan LPG 3 kg masih jauh dari kebutuhan riil. Kami mendorong Perindag dan bagian ekonomi untuk mengupayakan penambahan kuota, karena masyarakat sangat bergantung pada LPG bersubsidi ini,” ujar Silfana.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, terutama yang berkaitan dengan dampak banjir dan pasokan energi, harus menjadi prioritas dalam penyusunan RAPBD 2026. Keluhan tersebut, katanya, kerap disampaikan oleh kelompok ibu-ibu saat ia melakukan kunjungan lapangan.

Setelah mencermati pidato pengantar Bupati Boalemo terkait Rancangan APBD 2026, Fraksi Golkar menyatakan menerima RAPBD tersebut untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme DPRD.

Menutup pandangannya, Silfana menyampaikan terima kasih atas perhatian peserta rapat dan memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyampaian Pandangan Umum Fraksi Golkar.

Share :

Baca Juga

Parlemen

Reses di Desa Pentadu Timur, La Ode Haimudin Terima Aspirasi Soal Penerangan Jalan dan Drainase

Parlemen

Lewat Reses, Ridwan Monoarfa Upayakan Suara Warga Pesisir Jadi Perhatian DPRD

Parlemen

HUT ke-80 RI, Ghalib Lahidjun Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa

Kabupaten Boalemo

Hardi : Zona Hijau Boalemo Wajib Dipertahankan

Parlemen

Komisi III Minta Karyawan Indomaret Prioritaskan Warga Pohuwato

Parlemen

DPRD Sepakati Fakta Integritas Aliansi BEM Gorontalo

Parlemen

DPRD Provinsi Gorontalo Dukung Penuh Pelaksanaan Peran Saka Nasional 2025

Parlemen

Nasir Tegaskan Kwarcab Pohuwato Siap Sukseskan Vaksinasi Anak Usia 6 Tahun