Home / Ekonomi / Kabupaten Boalemo

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:09 WITA

Ekonomi Sirkular di Hungayonaa: Program Makan Bergizi Gratis Hidupkan BUMDes dan Berdayakan Warga

HUNGAYONAA (JM)– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang signifikan bagi masyarakat. Di Desa Hungayonaa, program nasional ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan gizi siswa di sekolah, tetapi telah bertransformasi menjadi mesin penggerak stabilitas ekonomi lokal.

Kehadiran Dapur MBG di wilayah ini menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa melalui skema pemberdayaan tenaga kerja dan penguatan sektor pangan mandiri.

 

Sejak resmi beroperasi, Dapur MBG Hungayonaa telah menyerap belasan tenaga kerja yang seluruhnya merupakan warga setempat. Menariknya, mayoritas pekerja adalah ibu rumah tangga. Program ini memberikan mereka kesempatan untuk memiliki penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan desa atau merantau jauh dari keluarga.

 

Salah satu terobosan yang paling diapresiasi adalah kolaborasi erat antara pengelola Dapur MBG dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Hungayonaa. Dalam kemitraan ini, BUMDes dipercaya sebagai pemasok utama kebutuhan protein hewani, terutama ayam broiler.

Kerja sama ini menciptakan hubungan saling menguntungkan (win-win solution). Dapur MBG: Mendapatkan pasokan daging ayam yang segar, berkualitas tinggi, dan distribusi yang efisien karena lokasi produksi yang dekat. BUMDes: Memiliki kepastian pasar (off-taker) yang jelas, sehingga perputaran modal usaha peternakan desa menjadi lebih cepat dan stabil.

 

Direktur BUMDes Fransmulya menegaskan bahwa kehadiran unit dapur ini menciptakan efek domino bagi kesejahteraan warga.

“Ini adalah bentuk nyata dari ekonomi sirkular. Uang program pemerintah ini berputar di desa; yang memasak orang desa, yang menyuplai ayam adalah unit usaha desa, dan yang makan adalah anak-anak desa kita,” ungkap Fransmulya, Jumat (06/03/2026).

Melihat keberhasilan ini, sektor peternakan ayam broiler di Desa Hungayonaa kini tengah bersiap melakukan ekspansi kapasitas produksi. Langkah ini diambil guna memastikan permintaan yang terus konsisten setiap harinya dapat terpenuhi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. (JM)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

Gerindra Boalemo, Ingatkan Hal Ini Kepada Pj. Bupati Hendriwan

Kabupaten Boalemo

Dinas Kesehatan Boalemo dan BBPK Makassar Gelar Pelatihan ANC Terintegrasi dan USG Dasar

Kabupaten Boalemo

Lantik Pengurus BAZNAS Boalemo, Ini Pesan Bupati Anas Jusuf

Kabupaten Boalemo

Dengan Tagline ‘Torang Benahi Boalemo’, WALIRAJA Gaungkan Visi Perubahan

Kabupaten Boalemo

Mini Loka Karya Gerak 2 di Tilamuta, Aksi Nyata Cegah Stunting Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Daerah

Puskesmas Bongo II Imbau Warga Waspadai Rabies di Hari Rabies Sedunia

Kabupaten Boalemo

Bupati Anas Jusuf Lantik 2 Penjabat Kades di Kecamatan Wonosari

Kabupaten Boalemo

Puskesmas Bongo II Gelar Posyandu di Desa Mekarjaya