HUNGAYONAA (JM)– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbukti memberikan dampak ganda (multiplier effect) yang signifikan bagi masyarakat. Di Desa Hungayonaa, program nasional ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan gizi siswa di sekolah, tetapi telah bertransformasi menjadi mesin penggerak stabilitas ekonomi lokal.
Kehadiran Dapur MBG di wilayah ini menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi desa melalui skema pemberdayaan tenaga kerja dan penguatan sektor pangan mandiri.
Sejak resmi beroperasi, Dapur MBG Hungayonaa telah menyerap belasan tenaga kerja yang seluruhnya merupakan warga setempat. Menariknya, mayoritas pekerja adalah ibu rumah tangga. Program ini memberikan mereka kesempatan untuk memiliki penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan desa atau merantau jauh dari keluarga.
Salah satu terobosan yang paling diapresiasi adalah kolaborasi erat antara pengelola Dapur MBG dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Hungayonaa. Dalam kemitraan ini, BUMDes dipercaya sebagai pemasok utama kebutuhan protein hewani, terutama ayam broiler.
Kerja sama ini menciptakan hubungan saling menguntungkan (win-win solution). Dapur MBG: Mendapatkan pasokan daging ayam yang segar, berkualitas tinggi, dan distribusi yang efisien karena lokasi produksi yang dekat. BUMDes: Memiliki kepastian pasar (off-taker) yang jelas, sehingga perputaran modal usaha peternakan desa menjadi lebih cepat dan stabil.
Direktur BUMDes Fransmulya menegaskan bahwa kehadiran unit dapur ini menciptakan efek domino bagi kesejahteraan warga.
“Ini adalah bentuk nyata dari ekonomi sirkular. Uang program pemerintah ini berputar di desa; yang memasak orang desa, yang menyuplai ayam adalah unit usaha desa, dan yang makan adalah anak-anak desa kita,” ungkap Fransmulya, Jumat (06/03/2026).
Melihat keberhasilan ini, sektor peternakan ayam broiler di Desa Hungayonaa kini tengah bersiap melakukan ekspansi kapasitas produksi. Langkah ini diambil guna memastikan permintaan yang terus konsisten setiap harinya dapat terpenuhi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. (JM)
























