BOALEMO (JM) – Polemik pertambangan di Kabupaten Boalemo terus menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah. Dalam rapat Forkopimda yang digelar di Aula Kodim 1316 Boalemo, Selasa (19/8/2025), Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau menegaskan komitmennya untuk mencari solusi terbaik demi kepentingan masyarakat penambang.
Menurut Bupati Rum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo telah mengusulkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang diproyeksikan akan rampung bulan ini. Usulan itu mencakup enam kecamatan, yaitu Paguyaman, Wonosari, Paguyaman Pantai, Dulupi, Botumoito, dan Mananggu.
“Kami pemerintah hadir di sini untuk menjembatani, mencari solusi terbaik bagi rakyat penambang di Kabupaten Boalemo. Kami meminta keikhlasan semua pihak, beri kesempatan pemerintah mengatur segala polemik pertambangan ini agar berjalan baik, tidak menimbulkan masalah, dan tidak merugikan masyarakat,” tegas Bupati Rum.
Bupati Rum Pagau tegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap keresahan warganya. Namun, setiap langkah harus terukur, legal, dan berorientasi pada keberlanjutan, agar kepentingan masyarakat tetap terjaga tanpa mengorbankan keselamatan lingkungan.
























