TILAMUTA (JM) – Suasana ruang kerja Wakil Bupati Boalemo tampak lebih serius dari biasanya. Sepuluh personel Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hadir membawa misi penting memotret transparansi keuangan daerah melalui audit lapangan yang mendalam. Bagi Wakil Bupati Lahmuddin Hambali, kehadiran tim auditor ini bukanlah beban, melainkan cermin untuk mengukur sejauh mana integritas Pemkab Boalemo terjaga.
Dalam menyambut tugas krusial ini, Wakil Bupati Lahmudin Hambali tidak sendirian. Ia didampingi oleh jajaran pimpinan tinggi daerah yang menjadi pilar pengelolaan keuangan dan pengawasan, di antaranya Plt. Sekda Boalemo, Sherman Moridu, Kepala BPKPD, Andres Adjie, Inspektur Daerah (Inspektorat), Toska Muda Kepala Dinas Kesehatan, Sutriyani Lumula, Kepala Dinas Kominfo, Roni Taningo Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ahman Sarman, Selasa (03/02/2026).
Kehadiran para pimpinan OPD ini menunjukkan kesiapan penuh Pemkab Boalemo dalam menyediakan data yang akurat dan transparan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Di hadapan tim pemeriksa, Lahmudin tidak menampik bahwa tantangan tahun ini jauh lebih berat. Dinamika regulasi dan standar akuntansi pemerintahan yang semakin ketat menuntut ketelitian ekstra dari setiap instansi. Namun, semangat “pantang mundur” tetap diusung demi satu tujuan: memastikan kesejahteraan masyarakat lahir dari tata kelola keuangan yang bersih.
“Kami sadar mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) itu jauh lebih sulit daripada meraihnya. Standar BPK terus meningkat, namun kehadiran Bapak dan Ibu di sini adalah motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” ujar Lahmudin.
Bagi Pemkab Boalemo, audit ini adalah momentum pembuktian bahwa pengelolaan APBD berjalan di jalur yang benar.
Lahmuddin menegaskan bahwa hasil audit ini nantinya akan menjadi pesan kuat bagi publik mengenai akuntabilitas pemerintah.
“Ini bukan sekadar angka di atas kertas atau mengejar predikat semata, tapi tentang pembuktian nyata bahwa uang rakyat digunakan dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral,” pungkasnya optimis.
Dengan dukungan penuh dari Sekda dan para kepala dinas terkait, Pemkab Boalemo optimistis dapat melewati masa pemeriksaan ini dengan hasil yang memuaskan, sekaligus menjaga marwah daerah dalam pengelolaan keuangan negara. (JM)
























