BOALEMO (JM) – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo terus memacu penguatan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) di tingkat akar rumput, (25/04). Langkah ini difokuskan pada optimalisasi operasional dan sarana prasarana di Balai Penyuluhan yang tersebar di 7 kecamatan se-Kabupaten Boalemo.
Kepala DPPKBP3A Boalemo menyampaikan bahwa penguatan ini mencakup pengelolaan rutin data kependudukan, pemeliharaan sarana prasarana, serta koordinasi teknis para penyuluh KB. Hal ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Fokus Utama Pengolahan Data dan Pelayanan Rencana aksi ini menitikberatkan pada pengolahan data rutin dan non-rutin setiap bulannya. Data tersebut meliputi laporan pelayanan kontrasepsi serta pemrosesan data lapangan yang menjadi dasar pengambilan kebijakan kependudukan di daerah.
“Kita ingin memastikan setiap data yang masuk dari lapangan akurat, sehingga intervensi program, terutama dalam upaya penurunan angka stunting, dapat dilakukan secara efektif,” ungkap pihak dinas dalam keterangannya.
Sinergi Lini Lapangan Selain aspek data, DPPKBP3A juga memperkuat koordinasi melalui Rapat Koordinasi (Rakor) di tingkat kecamatan. Kegiatan ini menjadi wadah sinkronisasi bagi para Penyuluh KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam menjalankan tugas pendampingan intensif kepada keluarga risiko stunting, calon pengantin, hingga ibu hamil.
Beberapa poin rincian kegiatan utama yang menjadi fokus di 7 kecamatan meliputi:
- Pengolahan Data Rutin: Pemrosesan laporan pelayanan kontrasepsi bulanan secara digital.
- Manajemen Sarana: Pengelolaan operasional dan pemeliharaan alat penunjang penyuluhan di tiap balai.
- Pendampingan Intensif: Mobilisasi TPK untuk edukasi langsung ke rumah warga.
- Pelaporan Capaian: Pendokumentasian capaian program sebagai bahan evaluasi kinerja daerah.
- Menurunkan Stunting dan Kendalikan Penduduk Tujuan akhir dari penguatan operasional ini adalah untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Boalemo secara signifikan dan menjaga laju pertumbuhan penduduk melalui program KB yang berkualitas. Dengan fasilitas balai penyuluhan yang memadai dan penyuluh yang aktif, diharapkan visi Kabupaten Boalemo dalam menciptakan keluarga yang berkualitas dapat segera terwujud. (JM)
























