Home / Kabupaten Boalemo

Senin, 7 Februari 2022 - 10:01 WITA

Plt Ketua PAPDESI Desak Pemkab Boalemo Batalkan Rencana Penurunan Insentif Guru PAUD dan TK

Kades Bendungan : ULUL AZMI KADJI

Kades Bendungan : ULUL AZMI KADJI

GORONTALO (JM) — Kepala Desa Bendungan Kecamatan Mananggu, Ulul Adzmi Kadji, rencana untuk menurunkan insentif Guru PAUD dan TK dari 750 ribu menjadi 450 ribu pada tahun 2022 adalah Kebijakan yg tidak memenuhi Rasa Keadilan.

Seharusnya Pemda Boalemo membatalkan rencana tersebut. Sebab tanggung jawab yang diemban Guru-guru PAUD dan TK amat sangat Besar yakni mendidik dan membentuk Karakter Anak-anak usia Dini dan notabene mereka adalah generasi yang akan mengendalikan daerah ini di masa yang akan datang.

Selanjutnya PLT Ketua Pondasi (Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa) BOALEMO menjelaskan, sesuai ketentuan Perpres, Permen Keuangan dan Permendes, di Tahun 2022 setiap desa wajib mengalokasikan anggaran untuk BLT minimal 40 % dari Dana Desa. Ketahanan Pangan dan Hewani minimal 20 % serta Dana Penanganan Covid minimal 8 %. Jadi total 68 % dari Dana Desa wajib dialokasikan untuk 3 Program tersebut.

Baca Juga  Plt Bupati Anas Sebut PT. Kreatif Gemilang Utama Berkah bagi Masyarakat Boalemo

Disisi lain seluruh Pemdes masih harus menanggung lagi untuk pembiayaan Insentif Guru-guru PAUD dan TK (setiap Desa Bervariasi jumlah Guru), Kader Posyandu PPKBD Sub KPM, Insentif Dasawisma, Pemangku adat, Guru Ngaji, Pemelihara Jenazah dan lain-lain.

Masih di tambah lagi dengan beban Operasional Desa yg harus dialokasikan di Dana Desa.

Seandainya Insentif Dasawisma, Pemangku adat, Guru Ngaji, Pemelihara Jenazah bisa ditanggung oleh Pemda melalui APBD Boalemo, maka tentunya beban Dana Desa tidak terlalu berat sehingga bisa mendanai Bahkan menaikkan insentif Guru-guruPAUD TK dan Kader Posyandu PPKBD Sub KPM dan juga bisa melaksanakan Program-program lain untuk memenuhi kebutuhan Warga Desa khususnya di Bidang Kesehatan, Pendidikan dan Pertanian serta UMKM Desa.

Baca Juga  Sherman Moridu Buka Rakor Tindak Lanjut Beasiswa Indonesia Emas

Menyikapinya persoalan ini, Kades Bendungan Ulul Kadji memberikan sara dan solusi yang bisa dilakukan oleh Pemda Boalemo yakni,

1. Melakukan Penghematan atau efisiensi anggaran di sektor-sektor tertentu yg belum prioritas untuk dilaksanakan. Contoh Pengurangan Dana Perjalanan Dinas dan Biaya Pelatihan atau Bimtek bagi aparat Pemda.
2. Pengurangan Proyek Fisik dan Pengadaan Barang dan Jasa yg belum urgen untuk dilaksanakan.
3. Pengurangan Dana Aspirasi.
4. Penurunan Prosentase Dana TKD bagi para Pejabat seluruh Eselon yg sudah terlanjur dinaikkan 50 % di tahun-tahun Kemarin yg telah menyebabkan Beban APBD Boalemo semakin sesak untuk bernafas.
5. Tidak melakukan kegiatan seremonial yang kurang bermanfaat tapi menguras anggaran yang lumayan besar.(*)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

Selangkah Lagi PT. Kreatif Gemilang Utama Bangun Home Industri di Boalemo

Kabupaten Boalemo

Hadiri Penandatanganan Kontrak Kinerja Dinas Perkimhubtan, Bupati Anas Ingatkan Ini

Kabupaten Boalemo

Plt Bupati Anas Jusuf Doakan Kader Fosmat Jadi Pemimpin di Boalemo Kedepan

Kabupaten Boalemo

Sekda Sherman Salut Dengan Duta MTQ Boalemo, Sumbang Emas dan Penghargaan Lainnya

Daerah

Pj. Sekda Supandra Dorong Peningkatan Prestasi dan Budaya Kerja Subtansial Dilingkungan Pemkab Boalemo

Kabupaten Boalemo

Jelang Pemilu 2024, Supandra Tekankan Netralitas ASN

Kabupaten Boalemo

Pemkab Boalemo Sosialisasi Pajak Sarang Burung Walet di 3 Kecamatan

Kabupaten Boalemo

LSM Macan Asia Minta Pemprov Gorontalo Evaluasi Kinerja Penjabup Boalemo