Home / Kabupaten Pohuwato / Parlemen

Selasa, 26 Juli 2022 - 15:56 WITA

Pemda Diminta Beri Sanksi Tegas, Soal Oknum ASN Terbukti Main Politik di Pilkades

POHUWATO (JM) — Merebaknya informasi ada oknum ASN diduga terlibat main politik praktis di Pilkades Persatuan Kecamatan Popayato Barat, ditanggapi Amran Anjulangi Ketua Komisi I DPRD Pohuwato.

Kepada awak media Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pohuwato, Amran Anjulangi minta pemerintah untuk memberikan tindakan terhadap ASN yang terbukti melanggar disiplin. Amran menyampaikan itu, menanggapi informasi dugaan keterlibatan oknum ASN di Pilkades Persatuan Kecamatan Popayato Barat tersebut.

“Harapan saya ASN netral. Kalau perlu pimpinan institusi memberikan teguran,” kata Amran Anjulangi, Selasa (26/7/2022) saat diwawancara awak media.

Belakangan, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut, telah mengakui segala perbuatan yang dilakukannya. Oknum ASN itu bernama Mohamad Radji, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Popayato Barat, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia.

Dengan tegas Amran meminta penegakkan disiplin untuk ASN yang terbukti melakukan praktek politik. “Biar pegawai kementerian, ini kan di wilayah kita. Wilayah hukumnya kan wilayah Pohuwato,” tandasnya. (din)

Share :

Baca Juga

Parlemen

Komisi I DPRD Boalemo Minta Sekretariat Perkuat Koordinasi Kelembagaan

Kabupaten Pohuwato

DPRD Pohuwato Sahkan 3 Perda, Nasir : Terima Kasih Partisipasi OPD dan Aleg

Parlemen

Sekwan Boalemo Dorong Reformasi Internal dan Penguatan AKD

Parlemen

Harijanto Mamangkey Gotong Royong Bangun Rumah Mahayani Warga Dimito Wonosari

Kabupaten Pohuwato

Komisi III Soroti Pekerjan Pembangunan Rumah Bantuan Komunitas Layak Huni, Pekerjaan Belum Dimulai

Parlemen

DPRD Gorontalo dan Ombudsman RI Perkuat Koordinasi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Parlemen

Ketua Komisi I Nilai Bantuan Set Top Box Sangat Membantu Masyarakat Kurang Mampu

Parlemen

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Hadiri Launching Road to Gorontalo Karnaval Karawo 2025