Home / Kabupaten Boalemo

Senin, 5 September 2022 - 16:31 WITA

Pembangunan Indonesia Harus Dimulai Dari Pembangunan Keluarga, Walta : 2 Anak Cukup, Banyak Anak No..!

Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan dan advokasi Penggerakan Dinas PPKBP3A, Walta Amrain, S.Sos

Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan dan advokasi Penggerakan Dinas PPKBP3A, Walta Amrain, S.Sos

BOALEMO (JM) — Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan dan advokasi Penggerakan Dinas PPKBP3A, Walta Amrain, S.Sos, Dinas PPKBP3A Kabupaten Boalemo, menjelaskan bahwa Program keluarga berencana mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar, sejak era pemerintahan presiden Soeharto.

Program keluarga berencana merupakan program pemerintah ketika itu, dengan tujuan untuk menekan populasi penduduk dengan menekan juga pada angka kelahiran bayi.

“Tujuan dilaksanakan program KB yaitu untuk membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi suatu keluarga dengan cara pengaturan kelahiran anak agar diperoleh suatu keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya,” ungkap Kabid Walta disela-sela kegiatan komunikasi informasi dan edukasi pogram KKBPK sesuai kearifan budaya lokal, di Aula PPKLB, Senin (5/9/2022).

Lanjut Walta, program Keluarga Berencana dicanangkan dalam rangka usaha pemerintah untuk membangun manusia Indonesia yang berkualitas, khususnya di Kabupaten Boalemo. Pada dasarnya pemerintah berkeinginan untuk membuat perubahan dari suatu kondisi tertentu ke keadaan lain yang lebih bernilai.

Perencanaan dalam mengatur keluarga adalah permasalahan kemanusiaan yang sekarang ini sedang diatur oleh pemerintah dan rakyat Indonesia. Apabila pembangunan itu termasuk juga pembangunan sumber daya manusia, maka kelahiran manusia itupun harus diatur. Pengaturan itu harus diadakan, agar supaya kenaikan produksi tidak dikalahkan oleh kenaikan kelahiran anak.

pementasan Theater Seni yang dilaksanakan Bidang Penyuluhan dan Advokasi Penggerakan di Aula PPKLB.

Suksesnya suatu program dalam hal ini program keluarga berencana, tergantung dari aktif atau tidak aktifnya partisipasi masyarakat untuk mensukseskan program tersebut. Sehingga dalam posisi ini, peran aktif masyarakat sangat penting artinya bagi kelancaran dan keberhasilan program tersebut dan tercapainya tujuan secara mantap.

Hal ini tentunya akan cukup berpengaruh pada masalah kebutuhan ekonomi keluarga yang tentunya akan lebih tinggi karena memiliki banyak anak. Akan tidak terlalu bermasalah bagi keluarga yang memiliki kemampuan ekonomi yang baik, namun akan jadi permasalahan serius apabila konsep berkeluarga dengan banyak anak, pada keluarga yang kurang mapan dalam hal ekonomi atau pendapatan keluarga yang minim.

Menurut Kabid Walta, masalah kesejahteraan keluarga bisa jadi tidak tercapai dikarenakan banyak kebutuhan yang tidak terpenuhi, tidak mengikuti program KB, bisa berpengaruh pada masalah Pendidikan anak yang bisa terbengkalai di karenakan banyak anak.

Tidak hanya itu, orang tua tidak mampu menyekolahkan anak-anaknya, karena Pendidikan memerlukan biaya yang cukup banyak aspek lainnya juga bisa berpengaruh pada aspek sosial, kesehatan, serta Pendidikan bisa saja tidak terpenuhi Keluarga Berencana.

“Berencana itu keren. Ayo masyarakat Kabupaten Boalemo, kita sukseskan program pemerintah yakni, 2 anak cukup dengan tujuan membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi, sehingga tercipta keluarga bahagia dan sejahtera yang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya,” tandasnya. (din)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

Plt Bupati Anas Hadiri Pemakaman Pendeta di Desa Kaaruyan

Kabupaten Boalemo

BAPPPEDA Gagas Workshop Tata Cara Penginputan Renstra OPD Dalam Aplikasi SIP

Daerah

Penjabat Bupati Boalemo Resmikan Puskesmas Mananggu, Ini Pesan Sherman

Kabupaten Boalemo

Selamat Jalan Bapak Riton Nusu Eks Camat Wonosari 2005

Kabupaten Boalemo

Canangkan HUT RI Ke-77, Penjabup Hendriwan Ajak Masyarakat Bersatu Wujudkan Indonesia Pulihkan

Kabupaten Boalemo

Puskesmas Bongo 2 Selidiki Peningkatan Kasus Diare, Masyarakat Diimbau Jaga Kesehatan

Kabupaten Boalemo

Plt Bupati Anas Kecewa Dengan Beberapa Pimpinan OPD

Daerah

Sherman Moridu Bahas Tindak Lanjut Arahan Presiden Tentang Inflasi dan Elnino