BOALEMO (JM) – Pemerintah Kecamatan Paguyaman kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi stunting melalui penyelenggaraan Mini Loka Karya Gerak 1, yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Mei 2025, bertempat di Balai Penyuluhan Paguyaman.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Koordinator Gerak Kecamatan Paguyaman, Nurhawati Nune, S.Sos, ini berhasil menghimpun dukungan lintas sektor. Hadir dalam forum tersebut Camat Paguyaman, Joni Sutrisno, bersama JW Warouw, S.Sos, Bidan Desa Yuliana, S.Tr.Keb, Bikor Nelka Jubedi, serta KTU Puskesmas Berlian, Sri Utami, S.St.
Mini loka karya ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar sektor di tingkat desa dan kecamatan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program nasional percepatan penurunan stunting.
Dalam sambutannya, Nurhawati Nune, S.Sos menekankan bahwa kegiatan ini adalah bentuk konkret dari komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Stunting bukan hanya soal kurang gizi, tapi soal masa depan generasi. Mini loka karya ini adalah titik temu antar sektor untuk duduk bersama, menyamakan visi, dan memastikan langkah-langkah yang kita ambil bisa memberi dampak nyata,” tegas Nurhawati.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan aktif para bidan desa, petugas puskesmas, serta dukungan dari pemerintah kecamatan menjadi kekuatan utama dalam menjalankan program ini secara berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Paguyaman, Joni Sutrisno, menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya atas upaya koordinatif yang dilakukan oleh Tim Gerak Kecamatan. Ia berharap, hasil dari loka karya ini dapat diimplementasikan di seluruh desa secara sistematis.
Kegiatan ditutup dengan diskusi rencana tindak lanjut, termasuk optimalisasi pemanfaatan data keluarga berisiko stunting, serta penguatan peran posyandu dan kader kesehatan di lapangan.
Dengan semangat kolaborasi, Mini Loka Karya Gerak 1 di Paguyaman menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun kesadaran dan aksi nyata menuju Boalemo bebas stunting.
























