JAKARTA (JM) – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan progres pendaftaran tanah dan penataan ruang dalam Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 di Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Nusron menjelaskan, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), negara hadir memberikan perlindungan hak rakyat atas tanah. Hingga September 2025, sebanyak 123,1 juta bidang tanah telah didaftarkan, dengan 96,9 juta bidang di antaranya berhasil disertipikasi.
Selain pendaftaran tanah, Kementerian ATR/BPN juga mendorong percepatan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Dari target 2.000 RDTR, hingga kini baru 646 yang terbit, dengan 428 di antaranya terintegrasi ke dalam sistem Online Single Submission (OSS).
“RDTR berperan sebagai pedoman pembangunan daerah dan pintu masuk kegiatan berusaha. Tanpa arah tata ruang yang jelas, investasi bisa berjalan tanpa kendali, masyarakat berisiko terdampak, dan lingkungan terancam,” kata Nusron.
Dalam momen HANTARU 2025 yang mengusung tema “Tanah Terjaga, Ruang Tertata, Wujudkan Asta Cita”, Nusron mengingatkan pentingnya menjaga tanah dan menata ruang agar manfaatnya bisa dirasakan rakyat secara luas. (*)
























