BOALEMO (JM) – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Boalemo mulai memetakan langkah strategis melalui rapat pembentukan Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA). Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (14/4) di ruang kantah Boalemo ini, difokuskan pada koordinasi awal untuk mematangkan persiapan pelaksanaan Reforma Agraria di Kabupaten Boalemo menyongsong tahun anggaran 2026.
Sebagai instansi teknis, Kantah Boalemo menginisiasi pembentukan tim ini untuk membangun wadah koordinasi lintas sektor. Sinergi antarinstansi dipandang krusial guna memastikan program penataan aset dan penataan akses berjalan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Kantah Boalemo membahas mengenai identifikasi awal serta inventarisasi lokasi-lokasi yang memiliki potensi untuk ditetapkan sebagai Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). Proses ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan keabsahan subjek dan objek yang akan menjadi target program ke depan.
Selain inventarisasi, fokus utama kegiatan ini meliputi Penyelarasan Kebijakan Memastikan arah kebijakan pertanahan sejalan dengan kebutuhan lintas sektor di Boalemo, Penentuan Lokasi Prioritas Menetapkan wilayah-wilayah yang akan menjadi fokus utama penataan pada tahun 2026 dan Perumusan Langkah Awal Menyusun draf rencana kerja untuk optimalisasi pelaksanaan reforma agraria.
Melalui koordinasi intensif ini, Kantah Boalemo menargetkan terciptanya kesepahaman bersama antar-pemangku kepentingan demi menjamin kelancaran tahapan operasional reforma agraria yang lebih efektif dan terukur di masa mendatang. (JM)
























