Home / Parlemen

Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:42 WITA

Komisi II DPRD Boalemo Kawal Perbaikan Layanan Air Bersih di Desa Tabongo

RDP komisi II  bersama PDAM Boalemo dan perwakilan masyarakat Desa Tabongo,15/10 (foto: ist)

RDP komisi II bersama PDAM Boalemo dan perwakilan masyarakat Desa Tabongo,15/10 (foto: ist)

BOALEMO (JM) – Komisi II DPRD Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya untuk mengawal peningkatan layanan air bersih di Desa Tabongo. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PDAM Tirta Boalemo dan perwakilan masyarakat Desa Tabongo, Rabu (15/10/2025), di ruang Komisi II DPRD Boalemo.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi II, Silfana Saidi, menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, termasuk mendorong PDAM Boalemo agar segera memperbaiki jaringan pipa dan memperkuat sistem pengaduan publik untuk menanggapi keluhan warga secara cepat.

“Kami akan turun langsung ke Labuhan Timur minggu depan. Komisi II juga akan berkoordinasi dengan Balai Sungai agar proses peremajaan jaringan pipa yang sudah berkarat dapat dipercepat,” tegas Silfana Saidi.

Anggota Komisi II, Harijanto Mamangkey, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meninjau langsung kondisi masyarakat di Dusun Labuhan Timur yang masih kesulitan mendapatkan air bersih. Ia meminta PDAM untuk memiliki mekanisme layanan aduan yang lebih responsif.

“Kami berharap PDAM segera menyiapkan call center agar masyarakat bisa menyampaikan keluhan dan mendapatkan solusi dengan cepat,” ujar Harijanto.

Sementara itu, dua anggota Komisi II lainnya, Abdurahman Genti dan Aris Munandar Rahim, turut menekankan pentingnya komunikasi aktif antara PDAM dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pelayanan.

“Pelayanan air bersih harus menjadi prioritas utama. PDAM perlu terbuka terhadap masukan masyarakat dan cepat dalam penanganan,” kata Abdurahman.

“PDAM juga perlu melibatkan masyarakat dalam pemeliharaan agar fasilitas tidak cepat rusak,” tambah Aris.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PDAM Tirta Boalemo, Haryono Bokingo, mengakui adanya kendala teknis pada jaringan pipa di Desa Tabongo akibat tingginya kadar kapur di sumber air. Kondisi itu kerap menyebabkan penyumbatan dan penurunan tekanan air di sejumlah titik.

“Kualitas air di Tabongo memiliki kadar kapur yang tinggi sehingga sering terjadi penyumbatan. Kami sudah melakukan pembersihan rutin dan menyurat ke Balai Sungai untuk pergantian pipa,” jelas Haryono.

Ia menambahkan, PDAM telah menyiapkan layanan aduan masyarakat melalui WhatsApp agar setiap keluhan bisa langsung direspons.

“Kami juga akan menempelkan nomor layanan di rumah pelanggan supaya komunikasi dengan warga lebih mudah,” tambahnya.

Melalui RDP tersebut, Komisi II DPRD Boalemo menegaskan akan terus mengawal kinerja PDAM Tirta Boalemo dan memastikan hak masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi secara merata di seluruh wilayah Desa Tabongo.

Share :

Baca Juga

Parlemen

Ketua DPRD Gorontalo: Pancasila Harus Diamalkan, Bukan Sekadar Dikenang

Kabupaten Pohuwato

Ketua Komisi III Beni Nento Ingatkan Pemda Pohuwato Soal Bunga Dana PEN

Parlemen

Aleg DPRD Pohuwato Datangi Kantor BRI Marisa, Perjelas Kartu Petani

Parlemen

Arman Naway Tinjau Demplot Budidaya Bambu Petung di Boalemo

Parlemen

Pansus Sawit DPRD Gorontalo Curiga Ada Pembiaran, Pemprov Diminta Klarifikasi Dokumen Audit BPKP

Parlemen

DPRD Boalemo Pastikan Persiapan Paripurna HUT Daerah Berjalan Matang

Parlemen

Thomas Mopili Apresiasi Pelestarian Musik Keroncong di Hari Pahlawan

Parlemen

Ketua Deprov Gorontalo Hadiri Baksos dan Hiburan Rakyat HUT ke-25 Provinsi Gorontalo di Bone Bolango