BOALEMO (JM) – Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo menggelar evaluasi pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Grand Q Hotel Gorontalo, Rabu (29/10/2025), sebagai upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Boalemo, Sutriyani Lumul, mengatakan bahwa penerapan SPM merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah untuk menjamin hak dasar warga atas layanan kesehatan yang berkualitas dan merata.
“SPM kesehatan adalah instrumen krusial yang memastikan setiap warga Boalemo mendapatkan pelayanan dasar yang esensial. Evaluasi ini menjadi langkah penting dalam mengukur kinerja dan mempercepat pencapaian target kesehatan tahun 2025,” ujar Sutriyani.
Evaluasi tersebut dilakukan untuk menilai capaian indikator layanan, menganalisis tantangan lapangan, dan merumuskan strategi percepatan implementasi SPM periode 2024–2025. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan serta penganggaran berbasis kinerja dalam rangka memperkuat sistem kesehatan daerah menuju Boalemo Sehat 2025.
SPM sektor kesehatan mencakup 12 jenis layanan dasar esensial, antara lain kesehatan ibu dan anak, kesehatan usia sekolah dan produktif, penanganan penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes, serta layanan untuk penyakit menular dan kesehatan jiwa.
Berdasarkan hasil evaluasi, capaian indikator layanan kesehatan di Kabupaten Boalemo menunjukkan progres positif. Layanan untuk ibu hamil telah mencapai 94 persen dari target 100 persen, sementara pelayanan bagi ibu bersalin mencapai 98 persen. Pada sektor kesehatan bayi baru lahir, capaian berada di angka 89 persen dari target 95 persen, dan pelayanan balita mencapai 95 persen dari target 98 persen.
Untuk penyakit tidak menular, penanganan penderita hipertensi tercatat sebesar 68 persen dari target 80 persen, sedangkan pelayanan bagi penderita diabetes melitus mencapai 71 persen dari target 85 persen.
“Target tahun 2025 adalah tujuan realistis yang bisa dicapai melalui strategi percepatan berbasis data, sinergi lintas sektor, serta komitmen seluruh tenaga kesehatan di lapangan,” tambah Sutriyani.
Dinas Kesehatan Boalemo menargetkan peningkatan signifikan pada berbagai indikator utama, terutama di wilayah dengan capaian rendah. Langkah konkret seperti penguatan puskesmas, peningkatan SDM kesehatan, optimalisasi surveilans penyakit, serta penguatan layanan promotif dan preventif akan terus dijalankan.
Melalui komitmen pemerintah daerah dan dukungan masyarakat, Boalemo diharapkan menjadi model daerah dengan capaian SPM kesehatan terbaik di Provinsi Gorontalo.

























