BOALEMO (JM) – Bupati Boalemo, Ir. H. Rum Pagau, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana/Kesehatan Reproduksi (KB/KR) di Wilayah Khusus dan Bakti Sosial yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Minggu (15/6/2025).
Bupati Rum Pagau menilai kegiatan ini sangat penting untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan mendorong lahirnya generasi yang berkualitas di kabupaten Boalemo. Ia menekankan bahwa program KB bukan hanya soal pengaturan jumlah anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia yang dilahirkan.
“Saya ucapkan terima kasih kepada IDI yang telah membangkitkan kembali semangat pelayanan KB. Ini adalah pengingat bagi semua kabupaten dan kota bahwa KB sangat menentukan kehidupan masyarakat ke depan,” ujar Rum Pagau dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti persoalan stunting yang menurutnya masih menjadi masalah di banyak daerah, termasuk di Boalemo. Karena itu, Bupati mendorong Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) agar lebih aktif turun ke lapangan, menyasar seluruh desa untuk melakukan edukasi, tindakan, dan pencegahan.
“Stunting ini ada di mana-mana. Saya minta kepala dinas KB jangan hanya duduk diam, tetapi turun langsung ke masyarakat. Kita sebagai pemerintahan harus hadir di tengah masyarakat yang butuh perhatian,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini Bupati Rum Pagau berharap DPPKB kembali menjadi garda terdepan dalam pembangunan manusia, sebagaimana di era Orde Baru di mana program KB menjadi salah satu ujung tombak pembangunan nasional. (JM)
























