BOALEMO (JM) – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pembina Posyandu Tingkat Kabupaten Boalemo yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, pada Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Prof. Dr. Nurdin Baderan, SP., M.Si., Ketua Tim Pembina Posyandu Ny. Hartati Moha Pagau, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Ny. Rina Sarkam Hambali, S.T., jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta aparat Pemerintah Desa Hungayonaa.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa peran Posyandu saat ini telah bertransformasi. Posyandu tidak lagi sekadar menjadi tempat pelayanan kesehatan masyarakat, melainkan telah menjadi pilar utama dalam penyelenggaraan pelayanan dasar terintegrasi yang menjadi tanggung jawab bersama.
“Keberhasilan pelaksanaan Posyandu merupakan bagian terpenting dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) kepala daerah, khususnya dalam memastikan pelayanan dasar benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati memaparkan bahwa tanggung jawab Posyandu kini mencakup berbagai sektor esensial, mulai dari kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, hingga perlindungan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo terus berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap optimalisasi program tersebut.
Terkait evaluasi dan pelaporan, Bupati juga menjanjikan penghargaan (reward) dari pemerintah daerah bagi desa dengan kinerja pelaksanaan Rakor Tim Pembina Posyandu terbaik. Ia secara khusus menginstruksikan Dinas Sosial untuk memastikan kelengkapan administrasi dan pelaporan setiap kegiatan.
“Pertemuan hari ini harus dicatat. Kapan saja ada rapat yang membahas masalah Posyandu, wajib dilaporkan agar data di pusat terus diperbarui (update), karena ini merupakan salah satu indikator penilaian,” instruksinya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya dokumentasi visual sebagai bukti fisik pelaksanaan kegiatan. Menutup sambutannya, ia mengimbau agar seluruh desa di Kabupaten Boalemo mereplikasi dan melaksanakan kegiatan serupa guna mewujudkan pemerataan pelayanan di seluruh wilayah.
“Saya minta kepada seluruh desa yang ada di Kabupaten Boalemo, tidak hanya di Desa Hungayonaa, untuk melaksanakan kegiatan yang sama agar program ini berjalan menyeluruh di setiap desa,” pungkasnya. (JM)
























