Home / Politik / Opini

Jumat, 5 Maret 2021 - 06:44 WITA

10 Kiai Besar NU Banyuwangi Bergabung ke Partai Demokrat

BANYUWANGI(JM) – Sedikitnya 10 nama Kiai besar Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Banyuwangi resmi bergabung dalam jajaran kepengurusan DPC Partai Demokrat Banyuwangi. Mereka dipercaya untuk menduduki 2 posisi penting, yakni di Dewan Pertimbangan dan Dewan Kehormatan.

Sebagai itikad baik dan kulo nuwun, Rabu (3/3/2021), para ulama tersebut diajak silaturahmi ke Kantor PCNU Banyuwangi. Mengingat mereka memang merupakan bagian dari keluarga besar Nahdliyin.

“Sebagai etika ketimuran, kita bersilaturahmi, kulo nuwun dan pamit ke PCNU Banyuwangi,” ucap Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, dilansir dari timesindonesia.co,id.

Kedatangan rombongan kader partai berlambang Mercy, diterima langsung Ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini beserta jajaran. Lantaran sudah lama saling kenal dan bersahabat, kedua belah pihak tampak akrab tanpa sekat.

Menjadi bahasan utama obrolan adalah tugas dan fungsi partai politik dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19. Serta tentang kewajiban wakil rakyat guna memastikan hak – hak masyarakat bisa terpenuhi. Meski sesekali mereka larut dalam gelak tawa.

Baca Juga  Pasangan Abdilah Alhasni - Rustam Arsyad Mulai Turun Sosialisasi, Tatap Pilkada Boalemo 2024

Dalam keseruan diskusi, Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, menjabarkan bahwa 5 orang Kiai besar NU yang menempati jabatan Dewan Pertimbangan diketuai Kiai Masykur Ali, pengasuh Ponpes Ibnu Sina, Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng.

“Sedang 5 orang Kiai yang menempati posisi Dewan Kehormatan, di Ketuai Kiai Mahrus Ali, pengaduh Pondok Pesantren Baitul Khusnan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring,” ungkapnya.

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, ini mengaku sangat senang dengan bergabungnya 10 Kiai besar NU ditubuh DPC Partai Demokrat Bumi Blambangan.

Dia optimis akan membawa dampak positif pada tumbuh kembang serta kemajuan partai. Sekaligus menegaskan kepada masyarakat luas, bahwa Partai Demokrat adalah partai yang Nasionalis Religius.

“Saya sangat yakin akan menelurkan program dan inovasi demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, seperti yang selama ini banyak dilakukan PCNU Banyuwangi,” cetus Michael.

Sementara itu, Ketua Tanfidziah PCNU Banyuwangi, KH Ali Makki Zaini, menyerahkan arah politik para Kiai pada masing – masing pribadi. Namun dia berharap, yang menjadi landasan niatan bermuara pada kemanfaatan untuk masyarakat luas.

“Itu wilayah ijtihad hak masing-masing. Kita mempersilahkan, yang penting bermanfaat bagi masyarakat banyak, monggo,” katanya.

Di sisi lain, Gus Makki, sapaan akrab KH Ali Makki Zaini, mengakui sepak terjang DPC Partai Demokrat Banyuwangi, selama di bawah kepemimpinan Michael Edy Hariyanto. Dikenal paling rajin turun dan hadir untuk masyarakat. Serta rutin melakukan kegiatan sosial.

Dengan bergabungnya 10 Kiai besar NU di internal DPC Partai Demokrat Banyuwangi diyakini akan mendorong peningkatan dukungan memuluskan target kemenangan pada Pemilu 2024. Juga makin meyakinkan masyarakat bahwa Partai Demokrat lebih memilih jalur perjuangan bersama Wong Cilik. (JM)

Share :

Baca Juga

Politik / Opini

Peduli Korban Banjir di Jabodetabek, PPP Salurkan Ribua Bantuan

Kabupaten Boalemo

Dituding Pembohong, Ketua Dekab Boalemo Klarifikasi Duduk Masalah

News

Ketua DPRD Boalemo Dukung Sekolah Tatap Muka

Politik / Opini

Wahyu Moridu Bidik 2 Kursi Dari Kecamatan Botumoito, Pileg 2024

Politik / Opini

Kader Golkar Boalemo Dukung Firdaus Dewilmar Jadi PJ. Gubernur Gorontalo,

News

Hardi Mopangga Tegaskan Harga Mati AHY Capres Demokrat 2024

News

Hardi Mopangga : Kader Demokrat Boalemo Kecam Kudeta Kepemimpinan Ketum AHY

Pemprov Gorontalo

Komisi II DPR RI Puji Semangat Warga Gorontalo Perjuangkan Pemekaran Wilayah