TILAMUTA (JM) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka kegiatan Spirit of Ramadhan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Modelomo berkolaborasi dengan mahasiswa KKD Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Senin (23/2).
Acara bertema “Menghidupkan Tradisi, Mempererat Silaturahmi, Menjemput Berkah di Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M” ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta. Dalam sambutannya, Wabup Lahmuddin memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pemuda yang menghidupkan nuansa religius di tengah masyarakat.
Selain agenda Ramadhan, Wabup Lahmuddin menyoroti kondisi Kecamatan Tilamuta yang saat ini berstatus darurat sampah. Menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto, Pemkab Boalemo akan mencanangkan program pembersihan lingkungan secara serentak.
Sasaran ini meliputi Seluruh jajaran perkantoran dan wilayah desa dan Waktu Pelaksanaan Dimulai efektif pasca-bulan Ramadhan.
“Nanti jika kendaraan sampah desa sudah ada, diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sampah di sungai. Teknisnya akan diatur oleh pemerintah desa masing-masing,” ujar Lahmuddin.
Ia mendesak para Kepala Desa untuk segera menyusun petunjuk teknis agar penanganan sampah rumah tangga berjalan efektif.
Di sisi lain, Wabup menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Tercatat, sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026, terdapat 43 kasus yang terjadi di Boalemo.
“Kami berharap para orang tua, khususnya ibu-ibu, agar lebih waspada. Tekanan ekonomi dan persoalan lainnya sering kali menjadi faktor pemicu kekerasan. Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan ini,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif, Pemkab Boalemo telah menginstruksikan Dinas KB dan Perlindungan Anak untuk menggencarkan sosialisasi ke desa-desa. Wabup juga meminta orang tua memastikan anak-anak mengikuti kegiatan positif seperti pengajian usai sekolah.
Untuk memperkuat pengawasan anak, Lahmuddin memaparkan bahwa Bupati Boalemo, Rum Pagau, telah meluncurkan program Sekolah Digital bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia. Program ini memungkinkan orang tua memantau absensi dan keberadaan anak secara real-time.
“Kita harus menjaga anak-anak kita, karena merekalah harapan bangsa dan calon pemimpin di masa depan,” pungkas Lahmuddin menutup sambutannya. (JM)
























