Home / BPN

Senin, 6 April 2026 - 21:11 WITA

Penataan Kembali Bekas HGU Boalemo Dibahas Melalui Rapat Daring

GORONTALO (JM) – Pemerintah melalui kementerian terkait menggelar rapat koordinasi mengenai Penataan Kembali Bekas Hak Guna Usaha (HGU) secara daring pada Senin (6/4/2026). Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun langkah strategis pengelolaan tanah eks HGU di wilayah Kabupaten Boalemo.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah pejabat berwenang, antara lain Yuli Arsyad, Kasubdit dari Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Gorontalo dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Boalemo.

Dalam rapat tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Boalemo memaparkan data terkini mengenai kondisi fisik serta progres administratif di lapangan. Data tersebut digunakan sebagai bahan evaluasi teknis untuk menentukan tindak lanjut penataan lahan agar berjalan sesuai koridor hukum.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah mewujudkan penataan kembali tanah eks HGU yang tertib secara administrasi, transparan dalam proses, serta memenuhi aspek keadilan bagi pihak-pihak terkait. Melalui koordinasi lintas level ini, diharapkan sinkronisasi antara kebijakan pusat dan kondisi lapangan di Boalemo dapat terjalin dengan baik. (JM)

Share :

Baca Juga

BPN

Tidak Ada Perbedaan Layanan, PELATARAN Tetap Layani Masyarakat di Bulan Suci Ramadan

BPN

Hoaks “BPN Tanah Gratis” Beredar di TikTok, Kementerian ATR/BPN Imbau Masyarakat Waspada

BPN

Perkuat Sinergi, Kantah Boalemo Dampingi PN Tilamuta dalam Pemeriksaan Setempat Perkara Perdata

BPN

Rakernas REI 2025, Menteri Nusron Ajak Pelaku Industri Perumahan Tidak Lagi Manfaatkan Lahan LP2B

BPN

Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf, Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN: Agar Pembangunan Pesantren Al-Khoziny Berjalan Tertib

BPN

Jadi Lebih Mudah, Cek Bidang Tanah Bisa Lewat Sentuh Tanahku

BPN

Gelar Webinar Nasional Soal Pengadaan Barang/Jasa, Sekjen ATR/BPN: Prinsip Utamanya adalah Transparansi

BPN

Serap 96% Anggaran Menggunakan Produk Dalam Negeri, Kementerian ATR/BPN Raih Peringkat 3 P2DN dari Kemenperin