TILAMUTA (JM) – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo tengah melakukan akselerasi persiapan teknis menyambut pembangunan Sekolah Garuda, sebuah institusi pendidikan unggulan berskala nasional. Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, memimpin langsung peninjauan intensif di sejumlah calon lokasi, termasuk di Desa Piloliyanga, guna memastikan kesiapan lapangan mencapai 100 persen, Selasa (03/02/26).
Peninjauan ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boalemo menjelang kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek) RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., yang dijadwalkan tiba pada 5 Februari 2026 mendatang.
Sebagai bentuk komitmen terhadap proyek strategis nasional ini, Pemkab Boalemo telah mencadangkan lahan seluas 20 hektar. Lahan tersebut tersebar di tiga lokasi strategis untuk memberikan opsi pengembangan terbaik, yakni Desa Ayuhulalo, Kecamatan Tilamuta Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta dan Wilayah di Kecamatan Wonosari.
Wakil Bupati Lahmuddin Hambali menegaskan bahwa seluruh koordinasi lintas instansi telah dioptimalkan untuk mempermantap aspek administratif maupun teknis di lapangan.
“Kami telah melakukan persiapan secara matang dan menyeluruh untuk menyambut Ibu Wamen. Peninjauan lokasi ini bertujuan memastikan tidak ada kendala teknis saat kunjungan nanti, sehingga progres pembangunan fisik dapat segera dilaksanakan,” ujar Lahmudin
Sekolah Garuda dirancang sebagai institusi pendidikan bergengsi yang akan menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. Namun, Pemkab Boalemo tetap memberikan penekanan khusus pada keberpihakan terhadap sumber daya manusia (SDM) lokal.
Lahmudin menegaskan bahwa kehadiran sekolah ini harus membawa dampak langsung bagi masyarakat setempat.
“Meskipun berskala nasional, siswa asal Boalemo tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Kami ingin memastikan putra-putri daerah mendapatkan akses pendidikan kelas dunia di tanah kelahiran mereka sendiri,” tegasnya.
Kehadiran Prof. Stella Christie, seorang akademisi kelas dunia yang kini menjabat di jajaran kabinet, menjadi sinyalemen kuat bahwa Boalemo diproyeksikan sebagai pusat keunggulan intelektual masa depan. Keberhasilan proyek ini diharapkan mampu mentransformasi wajah pendidikan daerah menjadi lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. (JM)
























