BOALEMO (JM) — Pemerintah Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan iklim investasi yang kondusif demi menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini disampaikan langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, saat menyambut tim BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo dalam agenda Entry Meeting Evaluasi Kemudahan Perizinan Daerah di Ruang Vicon Kantor Bupati.
Kabupaten Boalemo menyatakan keterbukaannya bagi para pelaku usaha di berbagai sektor strategis. Kemudahan perizinan serta tata kelola yang transparan dan akuntabel menjadi prioritas utama pemkab untuk menarik minat investor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Reamrek jejak investasi di Boalemo terbukti mendorong perekonomian sejak 2012, terutama pada dua sektor unggulan:
Pariwisata: Kepopuleran destinasi Pulau Cinta berhasil melambungkan nama Boalemo di tingkat nasional maupun internasional.
Perkebunan Kelapa Sawit: Memberikan dampak ekonomi langsung bagi petani lokal serta menyumbang pendapatan daerah melalui sistem bagi hasil.
Selain dua sektor tersebut, pemkab kini membidik potensi pertambangan emas sebagai fokus pengembangan baru yang legal dan berkelanjutan. Saat ini Boalemo telah mengantongi 10 penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dari Kementerian ESDM. Pemerintah daerah tengah mempercepat penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar dapat dimanfaatkan oleh perorangan maupun koperasi sesuai aturan yang berlaku.
Acara evaluasi perizinan tersebut turut dihadiri oleh Sekda Boalemo Prof. Dr. Nurdin Baderan, S.P., M.Si., perwakilan BPKP Gorontalo, serta para pimpinan OPD terkait. (JM)
























