Home / News

Kamis, 22 Mei 2025 - 08:58 WITA

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN Ingin Bangun Kepercayaan Publik dengan Strategi Komunikasi

Nasional (JM) – Hubungan Masyarakat (Humas) memiliki pengaruh dalam membangun kepercayaan publik kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kepala Biro Humas dan Protokol, Harison Mocodompis, mengatakan bahwa selain kerja teknis di bidang pertanahan dan tata ruang, tugas Humas adalah menyusun strategi komunikasi yang mampu menerjemahkan program kementerian ke dalam narasi yang bisa dipahami publik.

“Perbedaan bahasa, kultur, harus kita terjemahkan di strategi komunikasi. Supaya apa yang ingin kita sampaikan sama dengan yang diterima publik. Supaya dipahami. Kalau paham, bisa melaksanakan dan karena melaksanakan maka bisa memperoleh manfaat. ATR/BPN ini gagah ketika menjalankan tugas dan fungsinya. Begitu banyak program yang layak diceritakan,” ungkap Harison Mocodompis saat menyampaikan materi dalam Pelatihan Strategi Komunikasi di Lingkungan Kementerian ATR/BPN, di BPSDM, Cikeas, Rabu (21/05/2025).

Setelah berbagai program bermanfaat dilaksanakan Kementerian ATR/BPN, saat itu peran Humas dalam menyampaikan dan mengelola informasi juga perlu dijalankan. “Kalau kita ingin menyampaikan ke masyarakat soal bagusnya program kita, maka salah satu syaratnya adalah membawa masyarakat itu ke dalam sebuah partisipasi. Pastisipasi ini penting sekali dalam membangun _trust_,” terang Harison Mocodompis.

Dengan melibatkan publik dan membuka ruang partisipasi dalam proses komunikasi, Humas dapat lebih mudah menjalankan tugasnya. Di hadapan 25 peserta pelatihan yang berasal dari berbagai satuan kerja ATR/BPN, Harison Mocodompis mengimbau untuk perkuat hubungan dengan publik, termasuk mitra strategis, seperti PPAT, lembaga non profit, hingga lembaga pendidikan.

Harison Mocodompis menyimpulkan, ada beberapa faktor yang membuat strategi komunikasi ini jadi tugas penting bagi Humas. Di antaranya karena masyarakat kini lebih kritis, terlebih isu pertanahan dan tata ruang adalah hal yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, strategi komunikasi ini menjadi alat bantu kerja Humas yang perlu disusun terukur, responsif, dan relevan dengan dinamika lapangan.

Senada dengan itu, salah satu pemateri dalam pelatihan yang diselenggarakan mulai 21-22 Mei 2025 ini, Strategic Communication & Narrative Advisor Personal PCO, Albenna Reevo, menyebut Humas itu adalah bidang yang dinamis, begitu pula dengan produk yang dihasilkan, termasuk strategi komunikasi.

“Strategi komunikasi itu bebas, yang penting efektif. Strategi komunikasi itu dikatakan berhasil kalau kita bisa menyampaikan “why”-nya hingga dapat dimengerti oleh masyarakat. Urgensinya bisa kita kasih tahu,” ungkap Albenna Reevo.

“Informasi itu kita cari celahnya yang related dengan masalah masyarakat. Kita perlu terbuka akan masalah yang ada di lapangan, lihat, dengar, pikirkan, baru bisa kita tentukan output-nya untuk strategi komunikasi,” tutup Strategic Communication & Narrative Advisor Personal PCO.

Pelatihan strategi komunikasi ini dibuka oleh Plt. Sekretaris BPSDM, Einstein Al Makarima Mohammad yang hadir mewakili Kepala BPSDM, Agustyarsyah. Turut hadir sejumlah Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (FT/JR)

Share :

Baca Juga

News

Komitmen Wujudkan Resolusi Kemenkumham 2024, Lapas Boalemo Siapkan Langkah Konkret

News

Kunjungi Kantah Kabupaten Kubu Raya, Wamen ATR/Waka BPN Serahkan Tiga Sertipikat Wakaf

Hukum / Kriminal

Plt Bupati Boalemo Disebut Tidak Tau Diri, Jubir : Ada Oknum Memanasi Darwis Moridu

News

Resmikan Gedung Arsip Kantah Kabupaten Majalengka, Wamen Ossy Berpesan untuk Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat

News

Terlibat Pencurian Toko di Boalemo, Satu Pelaku Ditangkap Resmob Boalemo di Wilayah Sulut

News

KPU Boalemo gelar debat terbuka kedua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Boalemo tahun 2024

News

Roswita Manto Didaulat Agen Perubahan Terbaik Tingkat Provinsi Gorontalo,

News

Percepat Proses Digitalisasi, Kementerian ATR/BPN Dorong Penerapan Akta Tanah Elektronik