Home / Parlemen

Jumat, 17 Oktober 2025 - 07:55 WITA

DPRD Boalemo Terima dan Siap Bahas KUA-PPAS 2026 dan Ranperda RTRW 2024–2044

BOALEMO (JM) — DPRD Kabupaten Boalemo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026 serta Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2024–2044, kamis (16/10/2025).

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi di DPRD Boalemo menyatakan menerima dan mendukung penuh dokumen KUA-PPAS dan Ranperda RTRW untuk dibahas pada tahapan berikutnya. Dukungan ini menandai komitmen DPRD dalam mengawal arah pembangunan daerah agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua DPRD Boalemo, Eka Putra Noho, menyampaikan bahwa dokumen KUA-PPAS dan RTRW memuat arah kebijakan pembangunan jangka pendek dan jangka panjang yang perlu dikaji secara komprehensif oleh legislatif. Ia menegaskan, DPRD akan memastikan setiap program yang dirumuskan memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“DPRD berkewajiban mengawasi dan memastikan bahwa anggaran daerah diarahkan untuk kepentingan publik. Kami siap membahas rancangan ini secara mendalam agar kebijakan yang lahir benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Eka.

Sementara itu, dalam penyampaian dokumen tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo menetapkan tiga prioritas pembangunan pada tahun 2026, di antaranya penguatan ekonomi rakyat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur dan lingkungan berkelanjutan.

DPRD mencatat bahwa salah satu tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama adalah pemenuhan tenaga pendidik, termasuk kebutuhan guru CPNS dan PPPK, serta dukungan rehabilitasi sekolah yang masih dinilai belum layak.

Selain itu, DPRD menilai rencana penataan ruang wilayah melalui RTRW 2024–2044 menjadi instrumen penting dalam mengarahkan pembangunan daerah secara terukur, seimbang, dan sesuai karakter wilayah.

“RTRW adalah peta pembangunan jangka panjang. DPRD akan memastikan dokumen ini tidak hanya sesuai aturan, tetapi juga responsif terhadap kondisi riil Boalemo,” lanjut Eka.

Usai penyampaian dokumen KUA-PPAS dan RTRW, DPRD dijadwalkan menggelar pembahasan melalui rapat internal komisi dan banggar sebelum masuk pada tahap penetapan.

Share :

Baca Juga

Parlemen

Anas Jusuf: Relokasi SMA Bulango Ulu Harus Sesuai Standar Infrastruktur

Parlemen

Ridwan Monoarfa Serap Aspirasi Warga Bulontio Timur

Parlemen

Soal Larangan Syrup Anak, Aleg PPP Minta Pemerintah Maksimalkan Sosialisasi Kepada Masyarakat

Parlemen

Abdilah Alhasni Melenggang Mulus ke DPRD Provinsi Gorontalo, Menang di Pengadilan

Parlemen

Otan Mamu Harap Pelayanan Publik di Kecamatan Meningkat

Parlemen

Komisi I Temui Dewan Pers, Bahas Masa Depan Media di Gorontalo

Parlemen

DPRD Siap Rekomondasi Cabut Izin PT Lebuni Kelola HGU, Jika Tidak Pro Petani

Parlemen

Komisi IV DPRD Gorontalo Pastikan Seluruh Karyawan PT. Reski Levator Terlindungi BPJS