BOALEMO (JM) – Bidang Penyuluhan dan adavokasi pergerakan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo, menggelar kegiatan advokasi komunikasi informasi dan edukasi (KIE) pengendalian penduduk dan KB sesuai kearifan budaya lokal
Kegiatan yang di laksanakan di Aula Balai Penyuluh KB Kecamatan Tilamuta, Jumat (20/5/2022) dan dihadiri oleh peserta mulai dari pasanagn usia subur (PUS), ibu hamil, wanita usia subur (WUS) serta keluarga yang memiliki anak/bayi di Kecamatan Tilamuta.
Kabid Penyuluhan dan Adavokasi pergerakan, Walta Amrain, S.Sos dalam pertemuan itu mengatakan, pentingnya melaksanakan anjuran pemerintah tentang Keluarga berencana yang mengatur keturunan dan menjaga kesehatan terutama untuk anak anak balita dengan memberi asupan yang bergizi dan seimbang.
Ia menjelaskan berbagai hal mulai dari kondisi yang ada saat ini, yaitu angka kemiskinan yang masih tinggi sehingga perlu segera diatasi dengan menumbuhkan berbagai kegiatan yang produktif dan langkah nyata untuk negeri-negeri (melestarikan) kegiatan yang bersifat gotong royong dan kelompok.
Selanjutnya kata Walta, dengan tingginya kematian ibu hamil,bayi dan balita, perlunya mengamalkan hidup sehat dan bersih serta pemberian asupan bergizi yang baik dan seimbang. “Dahulu dikenal empat sehat lima sempurna,” ucapnya..
Untuk meningkatkan sumber daya manusia agar terus didorong anak-anak aktif bersekolah dan bagi ibu mengikuti kegiatan PKK.

“Cegah kebiasaan kawin/nikah dini dan cegah pula penyakit stunting dengan memanfaatkan pekarangan untuk ditanami sayur sawi dan tanaman kelor untuk bahan sayuran yang sangat mujarab mencegah Stunting,” tegasnya.
Sementara itu, Rais Pulukadang, S.Pd salahsatu pemateri mengatakan, faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ibu dan anak salahsatunya adalah faktor lingkungan. Sehingga membuat anak terkadang susah membaca dan menulis.
Kemudian Andriyani Djibura dalam materinya gizi ibu hamil menjelaskan, gizi yang harus diperhatikan ibu hamil adalah karbohidrat, protein dan lemak. Sebab ibu hamil kekurangan gizi, akan berdampak pada ibu dan janin yang dikandungnya. (din)
























