Boalemo (JM) – Dalam upaya meningkatkan akurasi dan kualitas data pertanahan nasional, Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan menghadiri pembukaan kegiatan Pelatihan Aplikasi Sistem Informasi Penilaian Tanah (SIPENTA) dan Sentuh Tanahku pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Direktorat Penilaian Tanah dan Ekonomi Pertanahan guna membekali para aparatur dengan penguasaan teknologi terkini dalam pemetaan dan penilaian aset tanah.
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Dr. Arief Muliawan, S.H., M.H., QGIA. Dalam sambutannya, Dirjen Arief memberikan arahan tegas mengenai pentingnya penguasaan aplikasi ini bagi masa depan administrasi pertanahan di Indonesia.
“Peserta harus mengikuti pelatihan ini dengan serius. Output yang kita harapkan ke depan bukan sekadar penguasaan aplikasi, melainkan kemampuan untuk menghasilkan Peta Zona Nilai Tanah yang berkualitas dan akurat,” ujar Dr. Arief Muliawan.
Modernisasi Layanan Pertanahan
Pelatihan ini difokuskan pada dua platform utama:
SIPENTA: Aplikasi yang dirancang khusus untuk mengelola sistem informasi penilaian tanah secara digital dan terintegrasi.
Sentuh Tanahku: Layanan berbasis mobile yang memudahkan akses informasi pertanahan bagi masyarakat maupun internal instansi.
Dengan sinergi kedua platform ini, diharapkan proses pengadaan tanah dan pengembangan wilayah dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data yang valid. Kehadiran Kepala Seksi Pengadaan Tanah dalam acara ini menunjukkan komitmen instansi di tingkat operasional untuk mendukung transformasi digital yang dicanangkan oleh kementerian. (JM)
























