BOALEMO (JM) — Dalam kegiatan peluncuran Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) dan pencanangan kampung berkualitas tingkat Kabupaten Boalemo oleh Dinas PPKBP3A, yang di Desa Bolihutuo Kecamatan Botumoito, Selasa (30/8/2022) dihadiri oleh Penjabat Bupati Boalemo Dr. Hendriwan, Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo, Dra.Hartati Suleman M.pd,Kakan Kemenag, Dr.Sabara Karim Ngou,M.pd, Asisten 1 Setda Boalemo Ir.Roswita Manto,M si, perwira Penghubung 1313 Pohuwato,Camat Bitumoito, Jefri Kaluku,S Sos. Pimpinan OPD, 21 Kepala Desa dan Para Penyuluh Keluarga Berencana Se Kabupaten Boalemo.
Dalam laporannya Kepala Dinas PPKBP3A yang diwakili Sekretaris Dra. Nurhayaati Muhdin bahwa, saat ini sudah terbentuk 18 Kampung KB yang tersebar di 7 Kecamatan se Kabupaten Boalemo. Selanjutnya pada tahun 2022 ini, akan di bentuk lagi 21 Kampung KB yang akan di canangkan oleh Penjabup Boalemo.
“Saat ini sudah terbentuk 18 Kampung KB yang tersebar di 7 Kecamatan se Kabupaten Boalemo. Selanjutnya pada tahun 2022 ini, akan di bentuk lagi 21 Kampung KB yang akan di canangkan oleh Penjabup Boalemo,” ungkap Nurhayati.

Adapun penetapan lokus pembentukan kampung keluarga berkualitas pada tahun ini di dasarkan pada desa yang menjadi lokus stunting sebagaimana yang telah di tetapkan oleh pemerintah daerah dan potensi keluarga beresiko stunting lebih dari 60%.
lahirnya instruksi presiden nomor 3 tahun 2022 merupakan momentum bagi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas, sehingga diharapkan pelaksanaan program, baik penyediaan pangan sehat dan bergizi, program kesehatan dan sanitasi lingkungan, program perumahan serta program-program lainnya yang ada di setiap lintas sektor terkait dapat terlaksana secara konvergen pada kampung keluarga berkualitas.
Tidak hanya itu, untuk mengatasi persoalan Stunting, Dinas PPKBP3A Kabupaten Boalemo melakukan inovasi program yakni, dapur sehat atasi stunting. Program di luncurkan oleh BKKBN dalam merealisasikan Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021.
Dimana, program ini adalah salah satu bagian strategi nasional dalam percepatan penurunan stunting sehingga diharapkan prevalensi stunting pada tahun 2024 nanti turun hingga 14% sebagaimana yang diharapkan
oleh Presiden Jokowi.
“Program dashat untuk pertama kalinya di luncurkan di desa Bolihutuo Kecamatan Botumoito Kabupaten Boalemo dan selanjutnya program ini juga akan ada di kampung keluarga berkualitas lainnya dan dengan demikian setiap kampung keluarga berkualitas di kabupaten boalemo akan memiliki program dashat,” tutup Nurhayati. (Din)
























