Home / Kabupaten Boalemo

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:16 WITA

Wujudkan Kawasan Pendidikan Terpadu, Bupati Boalemo Apresiasi Dukungan Warga Paguyaman untuk Pembangunan SNT

BOALEMO (JM) – Rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Paguyaman mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Bupati Boalemo, Rum Pagau, secara khusus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan warga demi kelancaran proyek strategis di bidang pendidikan tersebut.

Menurut Rum Pagau, kesediaan sebagian warga untuk menghibahkan lahannya demi pembangunan SNT merupakan bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap masa depan generasi penerus di Kabupaten Boalemo.

“Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak kita. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Paguyaman yang telah mendukung rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujar Rum Pagau saat memberikan keterangan di Paguyaman, Senin (7/6).

Terkait masalah lahan, Pemerintah Daerah (Pemda) Boalemo memastikan akan bersikap transparan dan adil. Bagi masyarakat yang menghendaki ganti rugi atas lahan yang digunakan, Pemda menjamin proses penyelesaiannya akan dilakukan secara profesional sesuai dengan mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Proyek SNT ini nantinya akan menyatukan tiga satuan pendidikan yang sudah ada menjadi satu kawasan pendidikan terpadu, yaitu: SDN 3 Paguyaman, SMP 1 Paguyaman dan SMA 1 Paguyaman.

Tidak hanya sekadar penggabungan gedung, SNT dirancang untuk menjadi pusat pendidikan modern dengan fasilitas penunjang yang sangat lengkap. Bupati mengungkapkan bahwa kawasan ini akan dilengkapi dengan: Gelanggang olahraga (indoor), Lapangan futsal dan lapangan sepak bola yang dilengkapi lintasan atletik, Kolam renang dan Fasilitas pendukung untuk praktik bidang pertanian dan peternakan.

“Jika seluruh persyaratannya sudah lengkap, maka pada bulan Agustus atau September mendatang pekerjaan fisik proyek ini akan segera dimulai,” tambah Rum Pagau.

 

Bupati menjelaskan bahwa penunjukan Kecamatan Paguyaman sebagai lokasi SNT bukanlah tanpa alasan. Wilayah ini dinilai sebagai yang paling siap dalam memenuhi segala persyaratan yang diminta oleh pemerintah pusat dalam waktu cepat. Selain itu, posisi ketiga sekolah yang akan diintegrasikan berada dalam jarak yang sangat berdekatan dan didukung oleh ketersediaan lahan yang memadai untuk pengembangan ke depan.

 

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahmad Sarman, memaparkan bahwa SNT akan menerapkan sistem kurikulum modern yang komprehensif. Sekolah ini akan mengadopsi kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang diperkaya dengan unsur Art (seni) dan Sport (olahraga).

Meski memiliki fasilitas yang lengkap dan modern layaknya sekolah unggulan, Ahmad Sarman menegaskan terdapat perbedaan sistem operasional dengan sekolah rakyat pada umumnya.

“Jika sekolah rakyat itu menggunakan sistem boarding school atau berasrama, namun untuk SNT ini tidak menerapkan sistem berasrama,” pungkas Ahmad Sarman. (JM)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Boalemo

Hardi : Zona Hijau Boalemo Wajib Dipertahankan

Kabupaten Boalemo

Rekapitulasi Verfak Perbaikan Kedua Pasca Putusan Bawaslu, Bapaslon Burhan – Rivendi Memenuhi Syarat Ke Pendaftran Calon

Kabupaten Boalemo

Bupati Anas Sedih Jumlah Janda di Boalemo Meningkat

Kabupaten Boalemo

Bupati Anas Buka Bimtek Yang Digelar Dinas PUPR

Daerah

Kepala BKAD Boalemo Tidak Hadir di RDP Soal Hak Guru

Daerah

Pemkab Boalemo Canangkan Rangkaian Kegiatan HUT RI ke-80

Kabupaten Boalemo

Bupati Anas Bersama Ketua PKK Sholat Tarwih di Masjid Al- I’tisam Desa Lamu

Kabupaten Boalemo

Gotong Royong Bangun Masjid, Plt Bupati Anas Puji Kebersamaan Warga Dimito