BOALEMO (JM) — Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas di antara aparat desa. Menurutnya, sinergi yang kuat merupakan kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Lahmuddin saat menghadiri kegiatan pembinaan aparat desa se-Kecamatan Paguyaman yang berpusat di Desa Molombulahe, Rabu (20/5).
Dalam arahannya, Lahmuddin mengajak seluruh perangkat desa untuk selalu menyamakan persepsi dan langkah dalam mengemban tugas-tugas pemerintahan. Sifat gotong royong harus dikedepankan dalam menyelesaikan setiap persoalan di tingkat desa.
“Harus kompak. Berjalan sama-sama, berlari juga sama-sama,” ujar Lahmuddin di hadapan para aparatur desa.
Dalam kesempatan itu, Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh perangkat desa yang tetap berkomitmen menjalankan tugas pelayanan di tengah dinamisnya isu dan persoalan yang berkembang di masyarakat.
Selain masalah soliditas internal, Wabup Boalemo juga menaruh perhatian serius pada validitas data masyarakat miskin. Ia menginstruksikan agar seluruh warga yang benar-benar layak menerima bantuan harus masuk dalam usulan pendataan tanpa ada yang terlewatkan.
Demi menghindari konflik horizontal, Lahmuddin meminta agar hasil pendataan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat disampaikan secara transparan kepada warga.
“Sampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan desa, terutama mengenai penyaluran bantuan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data dan informasi pribadi masyarakat agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika muncul riak atau persoalan di desa, aparatur diminta untuk menyelesaikannya secara internal melalui jalur musyawarah, bukan justru mengumbar masalah di ruang publik.
“Bijaklah dalam bermedia sosial, apalagi status Anda sebagai aparat desa. Kalau ada persoalan, selesaikan secara internal,” tegas Lahmuddin.
Di akhir sambutannya, Wabup turut menyelipkan pesan ekonomi. Ia mendorong masyarakat yang memiliki lahan produktif untuk mulai menanam tanaman tahunan. Langkah ini dinilai strategis sebagai bentuk investasi ekonomi jangka panjang bagi masa depan keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Boalemo, Safrudin Lamusu, menjelaskan bahwa pembinaan ini sengaja digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Safrudin berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah efektif untuk memupuk kebersamaan, menjaga solidaritas, serta menyatukan pola pikir seluruh aparat desa demi mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Boalemo. (JM)
























