Home / BPN

Senin, 1 Juni 2026 - 22:44 WITA

Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

Banjarbaru (JM) – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya menghadirkan pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan pertanahan tersebut dimulai dari proses pelayanan di loket-loket pada Kantor Pertanahan (Kantah).

 

“Yang harus kita hindari, masyarakat menunggu terlalu lama (di loket) semisal terjadi penumpukan antrean. Ini menjadi perhatian bagi para manajer loket jika terlihat adanya penumpukan, harus juga punya rencana seperti apa,” ujar Wamen Ossy saat meninjau langsung pelaksanaan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) di Kantah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (30/05/2026).

 

Ketika meninjau area pelayanan, Wamen Ossy memastikan layanan yang diberikan jajarannya kepada masyarakat berjalan baik. Ia menghampiri para pegawai yang bertugas dan melihat proses pelayanan yang berlangsung pada akhir pekan. Menurutnya, pelayanan publik yang diinginkan masyarakat adalah pelayanan pertanahan yang cepat, akurat, tapi juga harus teliti dan sesuai dengan aturan hukum.

 

Pada kesempatan tersebut, Wamen Ossy juga menyoroti upaya percepatan penyelesaian berkas pertanahan yang telah dilakukan Kementerian ATR/BPN sejak kuartal IV tahun 2025. Langkah tersebut digenjot seluruh jajaran yang tersebar di penjuru Indonesia dan dimonitor oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid melalui Rapat Pimpinan yang rutin dilakukan.

 

Hasilnya, berkas pertanahan di sejumlah provinsi mengalami hasil capaian penyelesaian yang memiliki tren positif. Di tengah jajaran yang menyambut kehadirannya di Banjarbaru, Wamen Ossy mengingatkan bahwa pekerjaan tersebut masih perlu dilanjutkan sebagai upaya peningkatan pelayanan pertanahan.

 

“Dari Oktober 2025 kita berusaha kejar penyelesaian berkas dan akhirnya kita bisa tekan. Untuk saat ini, kita terus selesaikan berkas yang ada, kerja teliti dan akurat karena kita tahu jika satu BPN jelek maka semua dianggap jelek. Maka kita upayakan bekerja dengan baik,” tutur Wamen Ossy.

 

Meski capaian penyelesaian berkas cukup menunjukkan tren positif, Wamen Ossy tetap menyadari bahwa layanan pertanahan perlu terus diperbaiki dan ditutup celah kekurangannya. Hal tersebut melibatkan kerja bersama dari pusat hingga daerah.

 

“Hal ini yang terus berusaha dilakukan oleh Pak Menteri di tingkat pusat, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) di tingkat provinsi, dan juga Kepala Kantah di tingkat kota/kabupaten, bagaimana agar Kepala Kantah menghadirkan satu pelayanan yang melayani masyarakat sepenuh hati, penuh empati, tapi juga profesional,” jelas Wamen ATR/Waka BPN.

 

Pada momen tersebut, Wamen Ossy berkesempatan menyerahkan langsung dua sertipikat kepada warga Kota Banjarbaru yang memanfaatkan kemudahan PELATARAN di Sabtu pagi. Dalam rangkaian kunjungannya, Wamen Ossy didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Budi Kristiyana; Tenaga Ahli Menteri Bidang Administrasi Negara dan _Good Governance_, Ajie Arifuddin; Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja dan Kepala Kantah Kota Banjarbaru, Ahmad Suhaimi. (JM)

Share :

Baca Juga

BPN

Hadiri Perayaan Paskah Kementerian ATR/BPN, Menteri Nusron: Paskah Membangun Semangat Kebangkitan Bangsa

BPN

Badan Pertanahan Boalemo Tuntaskan Target PTSL Tahun 2025 Sebanyak 520 Bidang

BPN

Kantor Pertanahan Boalemo Gelar Pelatihan Digital SIPENTA dan Sentuh Tanahku

BPN

Kementerian ATR/BPN Terima Delegasi Nepal untuk Learning Exchange dalam Modernisasi Sektor Administrasi Pertanahan

BPN

Kantor Pertanahan Boalemo Gelar Koordinasi Lintas Sektor Bersama Kementan dan Dinas PK Provinsi Gorontalo

BPN

Kantor Pertanahan Boalemo Gelar Rapat Integrasi Penataan Aset dan Akses Reforma Agraria

BPN

Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

BPN

Tahun 2026 Kementerian ATR/BPN Kembali Peroleh Predikat WTP dari BPK RI