GORONTALO (JM) – Pemerintah Kabupaten Boalemo menerima hibah infrastruktur Barang Milik Negara (BMN) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo. Serah terima dilakukan pada Rabu (9/7/2025) di Aula Rapat Utama BPJN Gorontalo.
Hibah tersebut mencakup jalan, irigasi, dan jaringan preservasi pada ruas jalan SP3 Polohungo–Langge senilai Rp 45.501.995.000 yang dibangun pada tahun anggaran 2023.
Penandatanganan naskah perjanjian hibah dan berita acara serah terima dilakukan oleh Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Gorontalo, Doni Setiawan D.H., S.T., M.Si, dan Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau. Acara turut disaksikan Kepala BPJN Gorontalo, Elsa Putra Friandi, S.T., M.Eng, beserta sejumlah Kasatker dan Kepala Dinas PU Boalemo, Supandra Nur, S.T.
Kepala BPJN Gorontalo menyampaikan apresiasi atas dukungan dan koordinasi Pemkab Boalemo, khususnya Bupati Rum Pagau dan jajaran Dinas PU, dalam proses hibah BMN tersebut. Ia berharap sinergi yang telah terjalin terus berlanjut, khususnya dalam penanganan infrastruktur jalan demi menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengungkapkan terima kasih atas dukungan Kementerian PUPR melalui BPJN Gorontalo. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Boalemo kembali mengusulkan sejumlah ruas jalan untuk masuk dalam Program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2025.
“Untuk dukungan teknis dan administratif, saya siap memback up penuh. Harapannya, BPJN bisa menangani jalan di Boalemo tanpa hambatan di lapangan,” ujar Rum Pagau.
Sementara itu, Kadis PU Boalemo, Supandra Nur, menyatakan bahwa keberhasilan mendapatkan program IJD merupakan hasil dari komunikasi intens antara Pemkab Boalemo dan BPJN Gorontalo.
“Ruas jalan ini sebenarnya kewenangan daerah. Namun, atas instruksi Presiden, Kementerian PU ikut menangani melalui program IJD. Boalemo bersyukur bisa mendapatkan alokasi dari program ini,” jelasnya.
Supandra menambahkan bahwa usulan lanjutan untuk tahun 2025 akan dibahas lebih lanjut bersama BPJN Gorontalo, dengan fokus pada ruas jalan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan akses transportasi hasil pertanian serta perkebunan.
























