BOALEMO (JM) – Langkah serius Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam memperkuat sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak mulai menunjukkan kemajuan. Hal ini terlihat dari kunjungan resmi Biro Organisasi Provinsi Gorontalo yang melakukan visitasi ke lokasi rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Boalemo, pada Jumat, 4 Juli 2025.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Sekretaris kantor Bupati ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis Kabupaten Boalemo, di antaranya:
Sekretaris Daerah Boalemo, Dr. H. Sherman Moridu, S.Pd, M.M , Kepala Dinas DPPKBP3A, Agus Dulialo, S.STP, MM, Kepala Bappeda, Srijun Tasman Dangkua, SP, MM, Kepala BPKPD, Drs. Moh. Taufiq Kumali, MM, Serta para Kepala Bidang di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Boalemo.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi DPPKBP3A untuk mempresentasikan secara komprehensif rencana pembentukan UPTD PPA, yang digadang-gadang akan menjadi lembaga teknis pelaksana pelayanan terpadu bagi korban kekerasan perempuan dan anak.
Dalam pemaparannya, DPPKBP3A Boalemo menjelaskan beberapa poin strategis sebagai berikut:
1. Alasan Urgensi Pembentukan UPTD PPA
2. Dasar Hukum Pembentukan
3. Tujuan Pembentukan UPTD PPA
4. Kontribusi dan Manfaat Langsung
5. Kesiapan Sumber Daya
Visitasi ini menjadi bagian dari proses penilaian awal sebelum terbentuknya UPTD PPA secara resmi. Kehadiran Biro Organisasi Provinsi Gorontalo memberikan sinyal positif terhadap keseriusan pemerintah daerah dalam menyusun kelembagaan yang responsif terhadap persoalan sosial, terutama dalam perlindungan kelompok rentan.
Agus Dulialo, selaku Kepala DPPKBP3A Boalemo, menyampaikan harapannya bahwa setelah visitasi ini, rencana pembentukan UPTD PPA segera mendapatkan rekomendasi dan persetujuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Kami ingin Boalemo menjadi daerah yang benar-benar peduli dan hadir untuk perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan. UPTD PPA bukan sekadar lembaga teknis, tapi wujud kepedulian nyata dari pemerintah untuk menjamin hak-hak dasar mereka,” ujarnya.
Dengan semangat perlindungan dan keadilan, Kabupaten Boalemo terus melangkah menuju daerah yang inklusif dan aman bagi seluruh warganya, terutama bagi mereka yang selama ini berada di garis rentan.
























